Gagal Menang di Markas Leeds, Legenda Man United Beri Penilaian Tajam Soal Liverpool: Tim yang Hancur Berantakan

Gary Neville menghajar performa Liverpool usai ditahan Leeds 3-3. Ia menilai The Reds hancur berantakan dan terus membuat kesalahan fatal.

Diterbitkan 07 Desember 2025, 09:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut Neville, Liverpool menunjukkan kerapuhan yang tak seharusnya dimiliki tim yang berstatus juara bertahan. The Reds gagal menjaga ketenangan begitu tekanan hadir, bahkan ketika mereka unggul dengan margin yang cukup aman. Baginya, menyia-nyiakan keunggulan dua gol menunjukkan buruknya organisasi permainan dan minimnya fokus para pemain di lapangan.

Neville menegaskan bahwa performa The Reds saat ini tidak layak disebut sebagai penantang gelar. Ia menyebut Liverpool seperti tim yang berada di ambang kehancuran karena tidak bisa mengontrol pertandingan, bahkan ketika dominan.

Dalam analisisnya di Sky Sports, Neville mengatakan: "Liverpool, Anda tidak bisa mempercayai mereka. Anda pikir itu bisa terjadi. Arne Slot tidak dapat mempercayainya. Ini adalah misteri yang terus berlanjut. Timnya hancur berantakan."

Neville: Kesalahan Demi Kesalahan yang Tak Kunjung Usai

Selain menyoroti kehancuran permainan Liverpool, Neville juga menekankan bahwa masalah terbesar The Reds musim ini adalah pola kesalahan yang terus berulang. Menurutnya, Liverpool tidak belajar dari kesalahan di pertandingan sebelumnya, sehingga selalu membuka peluang bagi lawan untuk mencuri poin. Laga melawan Leeds kembali memperlihatkan betapa mudahnya lini belakang Liverpool goyah saat tertekan.

Neville menyebut bahwa kebiasaan Liverpool kehilangan fokus di momen krusial adalah alarm bahaya yang tak boleh mereka abaikan. Ia menilai para pemain The Reds tampak gugup dalam situasi bola mati, pengambilan keputusan buruk, hingga kesalahan-kesalahan mendasar yang membuat lawan bisa mencetak gol dengan mudah. Bagi Neville, masalah ini bukan sekadar teknis, tetapi juga mental.

Arne Slot pun terlihat frustrasi di pinggir lapangan, terutama ketika Leeds mulai mendapatkan momentum setelah gol pertama mereka. Neville menyinggung bagaimana para pelatih Liverpool berteriak panik sebelum situasi sepak pojok yang berujung gol penyeimbang Leeds, sesuatu yang menurutnya menggambarkan betapa kacau kondisi mental skuad tersebut. Meski memiliki kualitas individu yang mumpuni, mereka tampak kesulitan mengontrol pertandingan di saat tertekan.

"Arne Slot dan para pelatih, mereka berteriak panik sebelum tendangan sudut itu ke arah para pemain Liverpool. Kehancuran Liverpool, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, memang nyata."

"Ini adalah pertandingan yang nyaman bagi mereka dengan skor 2-0. Liverpool, putus asa, tidak konsisten, Anda tidak bisa mempercayai mereka, Anda selalu berpikir ada yang salah. Mereka membuat kesalahan demi kesalahan," serunya.

(Sky Sports)

Klasemen Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan