Avila Bahar Dapat Modal Bagus di Sepang untuk Hadapi Balapan Pamungas di Mandalika

Avila Bahar baru saja mengikuti balap ketahanan di Sepang. Ini jadi modal menghadapi balapan akhir tahun di Mandalika.

OlehThomas
Diterbitkan 01 Desember 2025, 13:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Pembalap Indonesia Avila Bahar mampu meraih modal bagus di Sirkuit Sepang saat tampil di Sepang 1000 Km akhir pekan kemarin. Pencapaian di Sepang membuat Avila Bahar percaya diri menghadapi balapan pamungkas tahun 2025 di Sirkuit Mandalika.

Pada balapan di Sepang 1000 Km, Avila yang membela tim Honda Malaysia Racing Team (HMRT) start dari posisi kedua. Tepat di starting grid kejuaraan balap ketahanan bergengsi Sepang 1000 Km di Sepang International Circuit Malaysia, Sabtu 29 November siang, throttle Civic FE, kendaraan yang mereka pacu mendadak mati.

Avila Bahar kaget dengan kejadian tersebut. "Sudah coba direset dan lain-lain, sampai ganti throttle body, masih gak mau jalan juga. Setelah balapan berlangsung 11 laps, mobil baru bisa keluar, posisi dari paling belakang (urutan 65)," tutur Alvin Bahar, pembalap senior Honda Racing Indonesia yang juga ikut mendampingi putra sulungnya sampai di sirkuit Sepang Malaysia.

Alhasil, duet pembalap Indonesia dan Malaysia itu, harus outlap sudah 12 lap menuju lap 13. Tapi, tentu tak ada kata menyerah bagi kedua pembalap muda yang sudah mempersiapkan diri secara optimal ini, dengan beberapa kali melakukan latihan dan simulasi hingga tengah malah. Ya, keduanya pantang menyerah.

Bangkit Melahap 172 Lap

Keduanya pun secara bergantian mengemudikan Honda Civic FE dengan kemampuan 110 persen. Hasilnya, mobil nomor 27 ini finish P5 overall.

Ya, Avila Bahar yang merupakan andalan tim Honda Racing Indonesia di Kejurnas balap mobil di tanah air dan Putera Adam menyudahi endurance race akhir tahunan di sirkuit Sepang ini dengan melahap 172 laps, total time 8:30:41.794, di posisi kelima.

Pencapaian Menbanggakan

Yang lebih bikin bangga, HMRT nomor 27 juga mencetak fastest lap dengan 2:30.910 pada laps 51. Ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi duet Avila dan Putera. "Finish ke-5 hanya kalah 9 laps dengan juara pertama. Boleh dibilang, kita menang 3 lap kalau nggak ada problem saat start," jelas Alvin Bahar yang menjadi advisor HMRT dan mendampingi pembalapnya Avila Bahar.

Avila juga menyatakan tetap puas dengan hasil itu karena sekalian jadi latihan untuk persiapan dua putaran terakhir (kelima dan enam) ITCR 2025 pada 13-14 Desember di Sirkuit Mandalika, Lombok. "Sekalian latihan dan persiapan jelang dua seri pamungkasi ITCR 2026 nanti," tutur Avila.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Top 3 Berita Bola: Prediksi Cristiano Ronaldo soal Piala Dunia 2026

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan