Liputan6.com, Jakarta Bulan-bulan pertama Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan meninggalkan kesan kuat, baik di dalam maupun di luar lapangan. Mantan bek asal Rumania itu berhasil memikat banyak pihak—mulai dari ruang ganti, para petinggi klub, hingga grup pemilik baru, Oaktree.
Keputusan Inter menunjuk pelatih muda setelah kepergian Simone Inzaghi sempat dianggap berisiko. Akan tetapi, hasil awal yang menjanjikan membuat langkah berani tersebut kini terlihat sebagai keputusan yang tepat. Di bawah Chivu, Inter menunjukkan semangat baru yang tak hanya tampak dari cara bermain, tetapi juga dari harmoni tim.
Chivu datang dengan misi berat: membangun kembali skuad yang hancur secara mental usai kekalahan 0-5 dari PSG di final Liga Champions musim lalu. Namun, alih-alih terbebani, ia menjadikan luka itu sebagai bahan bakar untuk perubahan.
Chivu: Perpaduan Taktik Modern dan Sentuhan Emosional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387705/original/063712500_1761098965-chivu_inter.jpg)
Yang membuat Chivu begitu cepat diterima di Inter bukan hanya pendekatan taktisnya, tetapi juga caranya berinteraksi dengan pemain. Dengan empati dan komunikasi yang jelas, ia mampu menjembatani generasi senior dan para pemain muda. Hubungan harmonis di ruang ganti kini menjadi salah satu kekuatan utama tim.
Secara taktik, Chivu tak sepenuhnya meninggalkan warisan Inzaghi. Ia tetap memakai sistem dasar 3-5-2, tetapi menyuntikkan prinsip bermain baru dan pendekatan yang lebih agresif. Perpaduan antara kontinuitas dan pembaruan inilah yang membuat para direktur klub kagum. Corriere dello Sport mencatat bahwa keseimbangan tersebut menjadi kunci transisi Inter yang mulus di musim ini.
Musim ini memang dianggap sebagai masa transisi, bukan karena ambisi menurun, melainkan sebagai upaya pembaruan. Beberapa pemain senior diperkirakan akan hengkang di akhir musim. Namun, tangan dingin Chivu membuat proses itu tidak mengganggu kestabilan tim. Ia berhasil meyakinkan semua pihak di klub—dari pemain hingga Oaktree—bahwa dirinya adalah sosok yang tepat untuk memimpin Inter ke babak baru.
Nerazzurri yang Kembali Menemukan Jati Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370950/original/066376100_1759596519-Inter_Milan_s_Lautaro_Martinez__left__celebrates_with_Inter_Milan_s_Ange-Yoan_Bonny.jpg)
Ketika banyak pihak meragukan kemampuan pelatih muda untuk menangani klub besar seperti Inter Milan, Chivu menjawabnya dengan ketenangan dan kejelasan arah. Visi taktisnya yang jelas berpadu dengan karakter kepemimpinan yang hangat, menciptakan rasa percaya di dalam tim.
Kini, di bawah asuhannya, Nerazzurri bukan sekadar tim yang mencoba bangkit dari trauma musim lalu. Mereka adalah tim yang menemukan kembali jati diri—kuat secara taktik, solid secara emosional, dan kompak di setiap lini.
Cristian Chivu mungkin baru memulai perjalanannya di San Siro, tetapi cara ia mengendalikan ruang ganti dan memperbarui permainan Nerazzurri sudah cukup untuk membuat Inter dan Oaktree percaya: proyek baru ini sedang berada di tangan yang tepat.
Sumber: Corriere dello Sport, Sempre Inter
Klasemen Serie A/Liga Italia
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396906/original/082437200_1761795388-Inter_Milan_s_Hakan_Calhanoglu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1329315/original/059941400_1472201778-663_-serie_a-primary-2010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371479/original/090972500_1476248523-logo-serie-a-tim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3446785/original/061710600_1620036403-Logo_inter_milan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697704/original/061191200_1703488790-AP23358541682085.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4708160/original/047930800_1704602904-AP24006483434983.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497641/original/015108700_1770643992-000_96LN66E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4005164/original/079348800_1650835667-AP22114505450078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319227/original/096496800_1786201934-0L5A4855.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318172/original/037978300_1786088311-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_14.33.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5406912/original/047790600_1762641768-AC_Milan_s_Christian_Pulisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5232207/original/068944300_1748225346-AP25145705914860.jpg)