4 Alasan yang Membuat Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Lini Depan Tumpul hingga Taktik yang Dipertanyakan

Kekalahan 0-1 dari Irak pada laga kedua Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda.

Diterbitkan 13 Oktober 2025, 17:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Para pemain yang mayoritas berkarier di Eropa, seperti Kevin Diks, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Dean James, dan Joey Pelupessy, harus menghadapi kelelahan akibat perjalanan panjang, jet lag, dan waktu pemulihan yang sangat terbatas selama di Jeddah.

Jadwal yang padat dan kondisi fisik yang tidak ideal membuat performa para pemain jauh dari maksimal. Hal ini terlihat jelas pada laga kedua, di mana intensitas permainan Indonesia menurun drastis di babak kedua.

4. Masih Sering Kehilangan Konsentrasi

Masalah klasik lainnya adalah kurangnya konsentrasi di momen-momen krusial. Dalam dua laga terakhir, para pemain Garuda kerap kehilangan fokus sehingga membuka ruang bagi lawan untuk mencetak gol.

Gol Saleh Abu Al-Shamat untuk Arab Saudi dan gol kemenangan Zidane Iqbal untuk Irak terjadi dalam situasi serupa: pemain Indonesia gagal mengamankan bola, memberikan ruang tembak terbuka, dan tidak ada pemain yang sigap menutup pergerakan lawan.

Kesalahan kecil semacam ini berulang dan berakibat fatal. Di level kualifikasi seperti ini, kehilangan konsentrasi hanya sejenak bisa berujung kekalahan, dan itulah yang dialami Timnas Indonesia.

Sumber Bola.com: Vincentius Atmaja, 13 Oktober 2025

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan