Fenomena Harry Kane di Bundesliga: Sembilan Dreierpack dan Rekor Baru Penalti

Harry Kane tampil gemilang dengan sembilan Dreierpack di Bundesliga dan tinggal dua gol lagi untuk mencapai 100 gol bersama Bayern Munchen.

Diperbarui 26 September 2025, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam sepak bola Jerman, ada perbedaan penting antara "hattrick" dan "Dreierpack". Hattrick sejati berarti tiga gol dalam satu babak tanpa jeda dari pemain lain, sementara Dreierpack adalah istilah lebih umum untuk tiga gol dalam satu pertandingan.

Di Bundesliga akhir pekan lalu, Harry Kane dan Oliver Burke sama-sama mencetak Dreierpack, menunjukkan ketajaman mereka di depan gawang.

Bagi Kane, penampilan luar biasa ini menegaskan statusnya sebagai predator gol yang terus berkembang. Sejak tiba di Bayern Munchen pada 2023, ia bukan hanya mencetak banyak gol, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas dan kecerdasan bermain yang semakin matang.

Kini, Kane hanya berjarak dua gol dari torehan ke-100 untuk Bayern di semua kompetisi, pencapaian yang bisa ia raih pada laga berikutnya, bertepatan dengan atmosfer meriah Oktoberfest di Munchen.

Rekor Baru di Bundesliga

Selain produktivitas mencetak gol, Kane juga mencetak rekor baru di Bundesliga. Ia telah sukses mengeksekusi 17 penalti tanpa gagal sejak bergabung, rekor yang belum pernah dicapai pemain lain sebelumnya.

Penyerang asal Inggris itu kini telah mencatat sembilan Dreierpack di Bundesliga, dan memulai musim ini dengan performa luar biasa: 13 gol dalam tujuh laga kompetitif, termasuk delapan gol dari empat pertandingan liga.

Dengan torehan ini, Kane berpeluang menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol untuk klub di lima liga top Eropa, mengalahkan catatan Cristiano Ronaldo dan Erling Haaland yang memerlukan 105 pertandingan.

Pemain Lengkap di Puncak Karier

Lebih dari sekadar pencetak gol, Kane kini menunjukkan diri sebagai pemain lengkap. Dalam laga melawan Hoffenheim, ia kerap turun membantu membangun serangan, bergerak fleksibel di lini depan, dan mengatur ritme permainan seperti seorang gelandang.

Performa tersebut menunjukkan evolusi Kane menjadi pesepak bola dengan wawasan taktis tinggi. Bahkan legenda Jerman, Lothar Matthaus, berharap Kane bertahan di Bayern hingga akhir kariernya.

Dengan kualitas dan ambisi yang dimilikinya, bukan mustahil Kane akan melengkapi kisah suksesnya dengan trofi Liga Champions bersama Bayern Munchen.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan