SD Pelita dan SDN 026 Bojongloa Jadi Juara, Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025/2026 Pecahkan Rekor

Rutinitas dan konsistensi penyelenggaraan MLSC menjadikan kualitas dan peserta turnamen sepak bola putri untuk siswi Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah selalu meningkat.

Diterbitkan 21 September 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dari sisi kualitas, menurut mantan petinggi Persib, Kota Bandung selalu memunculkan talenta-talenta pesepakbola putri di setiap tahun. Bahkan beberapa lulusan MilkLife Soccer Challengen – Bandung sudah mampu menunjukkan kualitas mereka di level nasional.

Rahasia SD Pelita Jadi Juara

Di tempat terpisah, pelatih SD Pelita, Kaka Hielmy, mengatakan, sukses yang diraih anak asuhnya tak lepas dari kerja keras para pemainnya dari awal pertandingan hingga final. "Saya juga memberikan apresiasi untuk sekolah dan orang tua yang sudah memberi support semua di sini," ujarnya.

Helmy juga mengungkap rahasia keberhasilan timnya menjadi juara. Menurut dia, tim SD Pelita lebih menekankan dari segi taktikal, karena lebih penting terhadap permainan di lapangan. "Jadi kita tekankan ke anak-anak lebih kepada taktikal dan finishing aja sih paling," katanya.

Selanjutnya, Helmi juga mengaku anak-anak ini memang sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari karena latihan kita bukan hanya satu minggu tiga kali tetapi bisa satu minggu lima kali. Beberapa pemainnya juga ada yang masuk SSB juga.

Legenda Persib Bangga Anaknya Jadi Top Skor

Salah satu pemain SD Pelita yang menonjol dan banyak menarik perhatian adalah Naquita Syahmina Guntara. Pemain mungil ini paling produktif dalam urusan mencetak gol. Pemain depan ini mencatat 52 gol sepanjang turnamen, sehingga meraih predikat Top Scorer.

Kepiawaiannya mengolah si kulit bundar dan banyak menjebol gawang lawan, sepertinya warisan dari sang ayah legenda Persib Yudi Guntara. Dia adalah gelandang jenius yang menjadi bagian dari era kejayaan Persib di tahun 1990-an. "Saya bersyukur anak saya bisa menjadi top skor," ujar Yudi.

Meski begitu, Yudi tak terlalu mempersoalkan masalah top skor, tapi dia lebih bangga melihat kerja keras, disiplin dan kemauan yang sangat tinggi, dan itu yang paling penting. "Mudah-mudahan anak saya bisa menjadi inspirasi bagi pemain-pemain SD atau perempuan yang ada di Kota Bandung khususnya," ujarnya.

Daftar Juara dan Pemenang Penghargaan

Kategori Usia 10

Champion : SD Pelita

Runner-up : SDN 075 Jatayu

Semifinalis : SDN 189 Neglasari dan SDN 091 Cibeureum Kota Bandung

Top Scorer : Naquita Syahmina Guntara - SD Pelita (52 gol)

Best Player : Arsifa Kayla Putri - SDN 075 Jatayu

Best Goalkeeper : Adzkia Nabila Abibah - SD Pelita

Fairplay Team : SDN 104 Langensari Senanggalih

Kategori Usia 12

Champion : SDN 026 Bojongloa

Runner-up : SDN 004 Cisaranten Kulon

Semifinalis : SDN 129 Rancasawo Margasari dan SDN 043 Cimuncang

Top Scorer : Syahzadi Alyannisa Rengganis - SDN 026 Bojongloa (16 gol)

Best Player : Riyanti Saffana Suryani - SDN 129 Rancasawo Margasari

Best Goalkeeper : Tania Nurhasanti - SDN 004 Cisaranten Kulon

Fairplay Team : SDN 035 Soka

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan