FC Kairat Almaty dari Kazakhstan: Kok Bisa Klub Asia Tengah Ikut Liga Champions UEFA?

Kairat Almaty ikut Liga Champions UEFA karena negara bagian Asia Tengah ini telah menjadi anggota UEFA sejak 2002, memenuhi syarat lewat liga domestik dan koefisien. Simak mekanismenya.

Diperbarui 18 September 2025, 19:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dampak kompetisi UEFA bagi Kairat dan sepak bola Kazakhstan

Bermain di Liga Champions membawa keuntungan besar: pemasukan finansial dari siaran, hak siar, tiket, dan sponsorship meningkat. Eksposur internasional bagus untuk branding klub dan pemain.

Secara teknis, klub harus meningkatkan standar: pelatih, pemain, fasilitas, bahkan infrastruktur stadion dan manajemen klub. Ada pemenuhan lisensi UEFA, yang mensyaratkan standar keuangan, keamanan stadion, dan fasilitas pendukung lainnya.

Tantangannya juga nyata: perjalanan jauh antarnegara Eropa/Asia, kelelahan pemain, biaya akomodasi dan logistik yang tinggi. Bila performa domestik tidak konsisten, kemungkinan gagal di kualifikasi cukup besar, dan kegagalan tersebut bisa memberi dampak negatif moral dan keuangan.

Mengapa ada klub Asia di kompetisi Eropa?

Kazakhstan secara geografis sebagian besar berada di Asia Tengah, tetapi secara organisasi sepak bola mengambil keputusan untuk bergabung ke UEFA. Keputusan ini bukan sekali-jadi; keanggotaan UEFA melalui Kongres dan proses administratif yang panjang.

Jadi, kok bisa klub dari Asia Tengah seperti Kairat Almaty ikut Liga Champions UEFA? Karena Kazakhstan sejak 2002 telah menjadi anggota UEFA, dan klub-klubnya dapat mengikuti kompetisi Eropa asalkan memenuhi syarat liga domestik, performa, dan koefisien.

Kairat berhasil melakukan semua itu, melewati kualifikasi, menang di babak play-off, dan kini berada di fase grup.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan