JIS dan SUGBK Tak Bisa Dipakai, Persija Jakarta Kembali Berkandang di Bekasi

Klub kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta, kembali dihadapkan pada masalah stadion kandang. JIS dipakai konser K-Pop, SUGBK untuk HUT TNI, memaksa Persija pindah ke Bekasi.

Diterbitkan 16 September 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta kembali dihadapkan pada kendala serius terkait penggunaan stadion kandang mereka. Jakarta International Stadium (JIS) dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tidak dapat digunakan untuk pertandingan terdekat, memaksa tim berjuluk Macan Kemayoran ini mencari alternatif. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Persija dalam mengarungi kompetisi musim ini.

Kendala utama muncul dari jadwal padat kedua stadion kebanggaan ibu kota tersebut. JIS akan menjadi lokasi konser grup K-Pop NCT Dream pada akhir September 2025, diikuti dengan perawatan lapangan yang memakan waktu.

Sementara itu, SUGBK sedang dipersiapkan secara intensif untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI yang jatuh pada awal Oktober 2025.

Akibatnya, Persija Jakarta harus kembali terusir dari markasnya dan akan berkandang sementara di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, untuk laga kandang terdekat. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Ferry Indrasjarief, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil demi kelangsungan jadwal pertandingan tim.

Kondisi ini memicu harapan agar Persija bisa segera kembali bermain di Jakarta.

Kendala Ganda Stadion Kandang Persija

Klub sepak bola Persija Jakarta kembali menghadapi masalah klasik terkait ketersediaan stadion kandang. Jakarta International Stadium (JIS), yang menjadi markas utama Persija, tidak dapat digunakan dalam waktu dekat karena akan menjadi lokasi konser grup K-Pop ternama, NCT Dream. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 28 September 2025, mengikat penggunaan fasilitas stadion.

Setelah konser selesai, JIS memerlukan perawatan intensif, terutama pada bagian lapangan dan rumputnya. Proses pemulihan ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu, sehingga tidak memungkinkan Persija untuk segera kembali bertanding di sana. Kondisi rumput JIS sendiri telah menjadi sorotan dalam dua musim terakhir, seringkali dianggap kurang terawat dan menyulitkan gaya permainan Persija.

Selain JIS, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga tidak dapat menjadi pilihan alternatif bagi Persija. SUGBK saat ini sedang dalam persiapan untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI. Acara besar ini akan berlangsung pada 5 Oktober 2025, dan persiapan yang matang membutuhkan penggunaan penuh stadion dalam beberapa waktu sebelumnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Menanggapi situasi sulit ini, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, menyuarakan harapannya. Ferry berharap agar Persija dapat kembali menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) untuk pertandingan kandang melawan PSIM Yogyakarta pada tanggal 28 November 2025. Tanggal tersebut memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 tim Macan Kemayoran. Ferry Indrasjarief menekankan pentingnya perbaikan dan pemulihan kondisi JIS segera setelah konser selesai. Menurutnya, pemeliharaan yang cepat akan memungkinkan Persija untuk kembali bertanding di stadion tersebut tanpa penundaan yang berarti. Harapan ini didasari oleh keinginan kuat untuk melihat Persija bermain di kandang sendiri, terutama pada momen spesial ulang tahun klub. "Perlu diingat, 28 November 2025 adalah hari ulang tahun Persija. Wajib hukumnya bermain di Jakarta," ujar Ferry Indrasjarief melalui akun Instagram pribadinya.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan