Jelang Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Negara Ini Lebih Bersinar Ketimbang Timnas Indonesia

Timnas Irak menunjukkan performa impresif dengan dua kemenangan di laga persiapan September 2025, termasuk menjuarai Kings Cup, menjadi modal berharga jelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 11 September 2025, 16:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persiapan intensif sedang dilakukan oleh Irak, Indonesia, dan Arab Saudi menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketiga tim ini akan saling berhadapan dalam laga krusial pada bulan Oktober 2025.

Dalam serangkaian pertandingan pemanasan tersebut, Timnas Irak menorehkan hasil paling memuaskan dibandingkan dua pesaingnya pada FIFA Matchday yang berlangsung bulan ini.

Timnas Irak berhasil meraih dua kemenangan sempurna, sementara Timnas Indonesia dan Arab Saudi masing-masing mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil ini menempatkan Irak dalam posisi yang lebih diunggulkan secara performa terkini. Ketiga tim ini berada di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, menjanjikan persaingan ketat untuk memperebutkan tiket ke turnamen akbar tersebut.

Performa apik Timnas Irak ini menjadi sorotan utama, mengingat mereka akan menjadi lawan perdana Timnas Indonesia di babak keempat kualifikasi. Laga perdana kontra Timnas Indonesia dijadwalkan pada 12 Oktober 2025 di Jeddah, sementara Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober 2025.

Performa Gemilang Timnas Irak di Kings Cup

Timnas Irak menunjukkan dominasinya dalam ajang Kings Cup yang berlangsung pada Oktober 2025, sebuah turnamen yang menjadi bagian penting dari persiapan mereka. Dalam kompetisi tersebut, Irak berhasil mengalahkan Hong Kong dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjadi langkah awal yang solid bagi Singa Mesopotamia dalam menghadapi tantangan yang lebih besar.

Puncak performa Irak terjadi di partai final Kings Cup 2025, di mana mereka sukses menundukkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Irak meraih gelar juara, tetapi juga dianggap sebagai upaya strategis untuk mengenal karakter permainan tim-tim Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia yang akan menjadi lawan mereka.

Penyerang andalan Timnas Irak, Aymen Hussein, secara terbuka menegaskan tekad timnya untuk kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah absen hampir empat dekade. Ambisi ini didukung oleh performa konsisten dan persiapan matang yang telah mereka jalani. Kesiapan tim dan semangat juang para pemain menjadi kunci utama dalam mewujudkan impian besar tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemain Timnas Irak, Mohanad Ali, memberikan gambaran optimis mengenai kondisi timnya, menyatakan bahwa mereka sudah siap tempur menjelang putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Menurut Ali, sesi latihan pertama berjalan antusias dan positif, dengan pelatih Graham Arnold telah menjelaskan perspektif dan persiapan untuk turnamen. Ia menekankan pentingnya dukungan penggemar dan komitmen pemain untuk berjuang demi impian lolos ke Piala Dunia. Meskipun meraih kemenangan, performa dan kesiapan Timnas Irak tidak luput dari kritik publik dan pengamat lokal. Pelatih lokal Irak, Ali Abdul-Jabbar, menyoroti beberapa titik lemah yang perlu segera dibenahi sebelum persaingan di ronde keempat kualifikasi. Abdul-Jabbar menyebutkan bahwa Timnas Irak menang dengan susah payah melawan Hong Kong, bahkan tim lawan sempat beberapa kali mengancam gawang Singa Mesopotamia. Kritikan utama Abdul-Jabbar tertuju pada lini pertahanan, khususnya bek tengah dan bek sayap. Ia mengamati bahwa tim Irak terbebani oleh kecepatan pemain Hong Kong, dan banyak kesalahan dibuat dalam pertandingan tersebut. Evaluasi ini menjadi penting bagi Graham Arnold untuk melakukan perbaikan strategis, memastikan timnya tampil lebih solid dan minim kesalahan di laga-laga krusial mendatang.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan