Duel Patrick Kluivert vs Huang Che-Ming: Siapa Punya Rekam Jejak Lebih Mentereng?

Patrick Kluivert dan Huang Che-Ming adu strategi di FIFA Matchday. Begini perbandingan prestasi keduanya, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Diterbitkan 05 September 2025, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Patrick Kluivert kembali jadi sorotan publik sepak bola Tanah Air. Pelatih asal Belanda itu akan memimpin Timnas Indonesia menghadapi Chinese Taipei pada FIFA Matchday September 2025.

Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (5/9/2025). Pertandingan ini bukan hanya soal duel antar pemain, tapi juga adu strategi dua pelatih dengan latar belakang berbeda.

Di satu sisi, Kluivert datang dengan pengalaman besar di level Eropa. Ia pernah bermain di klub-klub elite dan mengoleksi gelar prestisius sepanjang kariernya.

Namun lawannya, Huang Che-Ming, juga bukan sosok sembarangan. Ia dikenal sebagai legenda sepak bola Chinese Taipei dengan karier panjang di klub lokal.

Prestasi Patrick Kluivert di Level Klub

Patrick Kluivert dikenal luas sebagai salah satu penyerang terbaik Belanda pada masanya. Ia menorehkan sembilan gelar juara sepanjang kariernya bersama Ajax, Barcelona, dan PSV.

Bersama Ajax, Kluivert menjadi bagian dari tim emas yang menjuarai Liga Champions 1994/95. Selain itu, ia juga meraih dua gelar Eredivisie, dua Piala Super Belanda, UEFA Super Cup, dan Intercontinental Cup.

Saat berseragam Barcelona, ia ikut membawa Blaugrana juara La Liga musim 1998/99. Sementara di penghujung kariernya, ia mempersembahkan satu trofi Eredivisie untuk PSV pada musim 2006/07.

Sebagai pelatih di level klub seperti di Ajax U-19 dan Adana Demispor di Turki, prestasi Kluivert tidak semoncer masa bermainnya. Ia hanya mencatatkan satu gelar itu pun bersama tim muda yakni Jong Twente di Beloften Eredivisie 2011/12.

Prestasi Huang Che-Ming di Level Klub

Huang Che-Ming adalah ikon Taiwan Power Company FC atau Taipower. Ia bergabung sejak 1990 dan menjadi bagian penting dari dominasi klub tersebut di kompetisi domestik.

Selama membela Taipower, Huang mengoleksi 13 gelar juara. Rinciannya, 10 kali juara National First Division Football League serta tiga kali angkat trofi CTFA Cup.

Huang juga dikenal fleksibel karena pernah bermain di berbagai posisi. Meski begitu, peran terbaiknya adalah sebagai penyerang tengah, di mana ia sempat menjadi top skor timnas Chinese Taipei.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Meski punya catatan mentereng sebagai pemain, karier kepelatihan Huang belum memperlihatkan prestasi besar. Ia pernah menangani Chung Shan, kembali ke Taipower, dan kini dipercaya memimpin timnas Chinese Taipei sejak 2025.

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan