Banteng Motorsport Rebut Podium di MSF Merdeka Endurance Race Sirkuit Sepang 2025

Tim Banteng Motorsport meraih hasil membanggakan bagi Indonesia di ajang MSF Merdeka Endurance Race Sirkuit Sepang 2025.

OlehThomas
Diperbarui 03 September 2025, 19:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kabar menggembirakan datang dari wakil Indonesia, tim Banteng Motorsport x Mesin HL saat berlaga di ajang balapan internasional MSF Merdeka Endurance Race, Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu, 30 Agustus 2025. Mereka berhasil tampil impresif sehingga mengamankan podium di Sirkuit Sepang.

Banteng Motorspot x Mesin HL memulai lomba dengan hasil kualifikasi yang solid. Tim yang diperkuat formasi pembalap M.Ichsan, Hendra Widjanarko, dan Zharfan Rahmadi berhasil meraih posisi ke-4 dari 14 peserta di kelas Super Compatto dan posisi ke-6 secara keseluruhan dari 69 peserta lintas kelas, sehingga mendapatkan posisi start strategis di baris ketiga (front row).

Balapan yang dimulai dengan sistem rolling start ini diatur dengan strategi 5 stint dan 4 pitstop. Banteng Motorsport menerapkan strategi susunan pembalap pada stint pertama adalah Zharfan, dilanjutkan Ichsan dan Hendra secara bergantian.

Pada dua lap awal, Banteng Motorsport berhasil menembus posisi ke-3. Namun, pada lap ketiga, mobil mengalami masalah tiba-tiba yaitu stall/mati di turn ke-4 sehingga harus kembali ke pit untuk perbaikan.

Kerja cepat seluruh kru dan mekanik, yang didukung power tools serta hand tools dari Mesin HL, berhasil mengidentifikasi penyebab masalah yaitu canister suspensi depan kiri yang putus dan mengenai kill switch di fender.

Diperbaiki dengan Cepat

"Meskipun mobil dapat diperbaiki dengan cepat, performa suspensi depan kiri tetap menurun karena kehilangan minyak dan gas suspensi. Kondisi ini memaksa tim kembali balapan dengan jarak ketinggalan 14 lap dari posisi terdepan," kata pembalap Tim Banteng Motorsport x Mesin HL, M. Ichsan.

Pada putaran berikutnya, mobil kembali mengalami kendala berupa engine berebet yang diduga berasal dari injector dan pengapian. Setelah melakukan analisis live timing, tim mengambil keputusan tepat untuk tetap melanjutkan balapan tanpa perbaikan injector guna menghindari kehilangan lap lebih banyak. Meskipun race pace menurun, strategi ini membuahkan hasil positif.

Kerjasama Solid

Memasuki stint terakhir, dengan sisa 22 lap, posisi Banteng Motorsport berada di urutan ke-5. Ichsan pun mampu menekan performa mobil dan mengembalikan posisi ke peringkat ke-4 hingga bendera chequered flag berkibar. Kerja sama solid antara pembalap Zharfan, Ichsan, Hendra, serta dukungan kru yang sigap menjadi kunci keberhasilan meraih podium.

"Terimakasih untuk team terutama Farouk sebagai owner sekaligus engineer dari FTuned Suspension yang berhasil melakukan setup luar biasa. Meski kehilangan fungsi salah satu suspensi tapi mobil tetap bisa dikontrol dengan baik. Terima kasih juga kepada Chief Engineer Ivan Avanti, Race Manager Onny Ramlee, Race Engineer Fladdy, serta teknikal crew Rayhan dari Heron Motorsport Indonesia, dan seluruh anggota tim yang telah bekerja keras demi pencapaian ini," pungkas Hendra Widjanarko.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kritik untuk Inggris Usai Kalahkan Panama di Piala Dunia 2026: Performa Belum Meyakinkan

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan