DPR Minta Erick Thohir Berhenti Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia Jika Skenario Tak Diinginkan Terjadi

Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, meminta Ketua PSSI Erick Thohir menghentikan program naturalisasi pemain jika timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, memicu perdebatan mengenai pengembangan pemain lokal.

Diperbarui 27 Agustus 2025, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebagai bentuk kecintaannya pada sepak bola, Arisal Aziz bahkan telah membangun akademi sepak bola di kampungnya di Sumatra Barat. Akademi tersebut diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia dengan empat lapangan, menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan bibit-bibit unggul dari daerah.

Proses Naturalisasi Terbaru dan Rekam Jejak Erick Thohir

Saat ini, PSSI diketahui sedang memproses naturalisasi beberapa pemain untuk memperkuat timnas Indonesia. Untuk timnas putra, ada nama Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra yang dipersiapkan untuk menambah kekuatan lini depan jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025.

Tidak hanya timnas putra, PSSI juga mengajukan tiga pemain untuk timnas putri. Mereka adalah Isabel Corian Kopp, Pauline Jeannette van de Pol, dan Isabelle Nottet, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas skuad putri Indonesia.

Sejak menjabat sebagai Ketua PSSI pada Februari 2023, Erick Thohir telah menaturalisasi total 19 pemain untuk timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok usia. Angka ini menunjukkan intensitas program naturalisasi di bawah kepemimpinannya.

Target Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia saat ini tergabung di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka akan bersaing ketat dengan tuan rumah timnas Arab Saudi dan timnas Irak untuk memperebutkan satu tiket menuju ajang bergengsi tersebut.

Arisal Aziz secara eksplisit memberikan target kepada Erick Thohir terkait kualifikasi ini. Ia berharap timnas Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dan lolos ke Piala Dunia 2026, sesuai dengan investasi yang telah dilakukan.

Konsekuensi dari kegagalan ini, menurut Arisal, adalah penghentian program naturalisasi. Ia menekankan bahwa jika timnas Indonesia gagal mencapai target Piala Dunia, maka proyek naturalisasi dianggap tidak efektif dan perlu dievaluasi ulang secara menyeluruh.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan