AC Milan Harus Menahan Diri Sedikit Lebih Lama sebelum Menyambut Striker Barunya

Sang penyerang 20 tahun asal Denmark sebenarnya sudah mencapai kesepakatan verbal dengan klub. Namun, kehadirannya tertunda karena permintaan dari Sporting CP.

Diperbarui 26 Agustus 2025, 19:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan tampaknya harus menahan diri sedikit lebih lama sebelum menyambut striker baru mereka, Conrad Harder. Sang penyerang 20 tahun asal Denmark sebenarnya sudah mencapai kesepakatan verbal dengan klub. Namun, kehadirannya tertunda karena permintaan dari Sporting CP.

Waktu di bursa transfer semakin menipis, sementara Milan sudah menuntaskan semua proses dari pihak mereka. Harder bahkan dijadwalkan terbang ke Italia untuk tes medis dan tanda tangan kontrak. Akan tetapi, rencana tersebut harus ditunda.

Situasi ini membuat fans Milan mulai bertanya-tanya soal kejelasan transfer tersebut. Meski begitu, dari pihak Rossoneri sendiri semua sudah rampung, hanya menunggu lampu hijau terakhir. Milan kini hanya bisa bersabar.

Tertahan karena Sporting

Sporting menjadi pihak yang menahan keberangkatan Harder ke Milan. Menurut laporan yang beredar, klub asal Portugal itu belum mau melepas sang pemain sebelum mendapatkan pengganti. Dengan sisa waktu yang sedikit di mercato, kondisi ini membuat suasana kian tegang.

Di sisi Milan, sebenarnya tidak ada lagi masalah administratif. Semua kesepakatan sudah tercapai, termasuk nominal yang diajukan. Tinggal langkah terakhir yang masih tertahan.

Meski demikian, belum ada informasi pasti kapan Harder bisa datang. Andai Sporting menemukan pengganti dengan cepat, transfer ini bisa selesai hanya dalam hitungan hari. Milan berharap hal itu terjadi sebelum jendela transfer ditutup.

Perdebatan soal Striker

Kedatangan Harder memunculkan pro dan kontra di kalangan suporter. Beberapa menilai Milan seharusnya merekrut nama besar seperti Dusan Vlahovic, sementara sebagian lainnya lebih realistis.

Seperti halnya transfer Luka Modric, yang sempat diragukan karena faktor usia, Harder juga menghadapi keraguan publik. Bedanya, posisi striker dianggap jauh lebih krusial di lapangan. Itulah mengapa opini tentang Harder terasa lebih terpolarisasi.

Bagi Milan, kebutuhan striker memang mendesak. Namun, faktor keterbatasan waktu dan kondisi finansial membuat Harder menjadi pilihan logis. Setidaknya untuk saat ini.

Sumber: Sempre Milan

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jesse Marsch Bidik Tim Raksasa Setelah Kanada Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan