PERBASI Berharap Yogyakarta Bisa Hasilkan Bibit Baru Bola Basket

PERBASI ingin ada talenta baru bola basket dari Yogyakarta. Terutama di sektor basket 3x3.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Agustus 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebelum pelaksanaan dua ajang level dunia itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah untuk Piala Asia Putri U16 pada 2026 lalu pada 2027 Piala Asia untuk Putra U18.

Selain itu juga untuk menyiapkan atlet, utamanya menurut Budi, pada nomor 3X3. Ini karena nomor ini akan digelar di Olimpiade pada 2028 mendatang.

"Siapa tahu Perbasi DIY bisa menyiapkan bibit-bibit untuk ini," ucapnya.

Kepengurusan Pertama yang Dilantik

Rasa bangga Budisatrio kepada Yogyakarta ditunjukkan dengan menjadikan DPD PERBASI DI Yogyakarta sebagai pengurus daerah pertama yang dilantik sejak dia menjabat sebagai Ketum DPP PERBASI pada Munas Oktober 2024 lalu.

“Kebanggaan saya bisa hadir di sini saat ini. Saya ingin mencatat, bahwa ini adalah pelantikan pengurus daerah PERBASI pertama yang saya lakukan sejak saya menjadi Ketua Umum DPP PERBASI,” ujarnya.

“Ini tanpa direncanakan sama sekali. Padahal ada beberapa pengurus provinsi lainnya, yang sudah meminta saya untuk melantik. Ini kehendak Yang Kuasa,” tegas Budisatrio yang memiliki darah keturunan dari Yogyakarta.

Nirmala Dewi selaku Sekjen DPP PERBASI menambahkan bahwa pelantikan ini diharapkan menjadi penambah semangat para pengurus dalam membangun bola basket di Yogyakarta. Ini karena membangun bola basket dibutuhkan kerja sama dan sinergi semua pihak sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan ke depannya.

“Banyak kegiatan internasional ke depan yang akan digelar di Indonesia maupun di negara lain. Kami berterima kasih Yogyakarta telah berada di jalur yang seharusnya dan tentu saja kami membutuhkan konsistensi dukungan dan kerja sama tersebut untuk prestasi bola basket ke depan lebih baik lagi,” terang Nirmala.

Basket 3x3

Sementara itu, DPD PERBASI DI Yogyakarta pada periode 2025-2029 masih dipimpin oleh KPH Purbodiningrat. Usai dilantik, dalam sambutannya Kanjeng Purbo menyebutkan DI Yogyakarta telah mencetak sejarah dengan meraih prestasi emas PON di Aceh-Sumatera Utara lalu.

"Bagi kami, Perbasi DIY, itu sejarah. Setelah terakhir kali sekitar 12 tahun lalu kami lolos Pra PON," ujarnya.

Ke depan, ia menargetkan agar DIY bisa meraih dua emas di PON 2028 NTB-NTT. Keduanya menurut Kanjeng Purbo berpeluang untuk diambil dari nomor 3X3 baik putra maupun putri.

"Karena kami yakin kemarin bisa lolos, tetapi karena ada yang cedera jadi gagal dapat medali bagi DIY. Itu jadi catatan tersendiri bagi kami," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan