Pedri Jadi Penentu Kebangkitan Barcelona: Bicara Gol, Yamal, dan Kontroversi Penalti

Pedri tampil gemilang saat Barcelona menang 3-2 atas Levante. Ia bicara soal gol pentingnya, performa Lamine Yamal, dan kontroversi penalti.

Diperbarui 24 Agustus 2025, 16:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Barcelona meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Levante dalam laga La Liga yang penuh ketegangan. Salah satu tokoh kunci dalam kebangkitan tim adalah Pedri, yang mencetak gol indah untuk memotong ketertinggalan.

Gol tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan dan membuka jalan bagi Blaugrana untuk membalikkan keadaan. Pedri mengakui laga itu berlangsung sulit, baik secara teknis maupun mental.

Dalam keterangannya seusai laga, ia membagikan pandangannya tentang performa tim, perannya di lapangan, hingga keputusan wasit yang memicu perdebatan.

Gol yang Mengubah Arah Pertandingan

Pedri menekankan bahwa sejak awal ia dan rekan setimnya menyadari laga di kandang Levante tidak akan mudah.

"Kami tahu ini bukan lapangan yang mudah. Mereka tidak akan memberi kami penguasaan bola dengan gampang, dan itu menyulitkan kami," ujarnya.

Meski begitu, ia berhasil memecah kebuntuan lewat sepakan jarak jauh yang memperkecil ketertinggalan Barcelona. Menurutnya, momen itu lahir dari dorongan rekan-rekan yang kerap memintanya untuk lebih sering menembak.

"Saya sempat mencoba di babak pertama dengan kaki kiri, dan di babak kedua akhirnya berhasil," kata Pedri sambil tersenyum mengenang golnya.

Perubahan Permainan di Babak Kedua

Pedri menyoroti bagaimana Barcelona tampil lebih baik selepas turun minum. Ia menyebut tim mulai mendominasi penguasaan bola dan menyerang dengan arah yang lebih jelas.

"Di babak kedua kami lebih banyak menguasai bola, Raphinha masuk di antara lini," ungkapnya. Kehadiran winger asal Brasil itu menambah variasi serangan Barca.

Dengan penguasaan yang lebih baik, Barcelona mampu menekan Levante hingga akhirnya menciptakan peluang-peluang penting untuk membalikkan skor.

Yamal dan Kontroversi Penalti

Pedri juga memberi perhatian khusus pada Lamine Yamal yang meski kesulitan memberi dampak di laga tersebut, tetap diyakini punya masa depan cerah.

"Bagaimanapun jalannya pertandingan, kami tahu Lamine akan berkembang, dan itu akan membuat segalanya lebih mudah bagi kami," ucapnya.

Namun, kemenangan Barcelona sempat diganggu kontroversi penalti untuk Levante setelah handball Alejandro Balde. Jose Luis Morales sukses mengeksekusinya, meski keputusan itu dipandang janggal oleh Pedri.

"Saya jujur tidak menganggap itu penalti," katanya. Ia menyinggung diskusi internal tim tentang aturan handball dan menilai konsistensi keputusan wasit masih perlu diperjelas.

"Saya tidak mengerti, tapi mereka harus menjelaskannya dengan benar untuk semua orang," tutupnya.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Senjata Baru Argentina

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • liputan6
    Hans-Dieter atau dikenal dengan nama Hansi Flick, adalah seorang mantan pemain, dan pelatih sepak bola yang melatih Tim nasional Jerman.
    Hansi Flick
  • Liga Spanyol
  • Levante
  • Pedri