IBL All Indonesian 2025 Diikuti 13 Klub, Berlangsung di Venue Baru GOR Manahan

Prawira Bandung sudah tidak ambil bagian di ajang IBL All Indonesian 2025. Peserta menjadi cuma 13 klub saja.

OlehThomas
Diperbarui 06 Agustus 2025, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Setelah musim reguler selesai dengan menghasilkan Dewa United sebagai juara baru, IBL kembali menggelar turnamen IBL All Indonesian 2025. Ajang yang memperebutkan Piala Menpora ini hanya akan diikuti pemain-pemain lokal saja.

IBL All Indonesia akan berlangsung pada 16 sampai 31 Agustus 2025. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Solo, Jawa Tengah. Venue yang dipakai masih baru yakni GOR Manahan. Biasanya pertandingan basket di kota Solo berlangsung di GOR Sritex.

"Kenapa Solo? Tahun lalu di Jakarta. Kita ingin kasih kesempatan daerah lain merasakan atmosfir yang melibat pemain-pemain terbaik Indonesia. Faktor lainnya spectator Solo salah satu yang terbaik di IBL 2025. Sejarahnya juga tak perlu dipertanyakan," ungkap Direktur IBL Junas Miradiarsyah dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Rabu (6/8/2025).

Junas yakin GOR Manahan akan menghadirkan sesuatu yang baru bagi pemain dan penonton IBL All Indonesia 2025."Ada venue baru di Solo, biasanya di Sritex. Sekarang Manahan. Venue baru ini ada jumbotron, kapasitas lebih besar dan seperti mini Indonesia Arena," sambung Junas.

DPP Perbasi menyambut baik kembali bergulirnya IBL All Indonesian 2025. Ajang ini akan dijadikan pemanasan pemain nasional Indonesia untuk bersiap mengikuti SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang. Perbasi juga akan berburu pemain di ajang ini.

"IBL All Indonesia 2025 ajang menarik dan pemanasan bagi pemain muda kita. Karena sebentar lagi mau SEA Games di Desmeber. Mudah-mudahan setelah ini bisa ketemu talenta-talenta baru untuk SEA Games," ujar Sekjen Perbasi Nirmala Dewi.

Prawira Tak Ikut IBL All Indonesian 2025

Yang menarik, IBL All Indonesian 2025 hanya akan diikuti 13 klub saja. Prawira Bandung sudah tidak lagi ikutan. Klub asal kota Kembang tersebut bubar setelah Satria Muda diambil alih oleh induk mereka PT Persib Bandung Bermartabat.

Satria Muda akan menjadi satu-satunya klub kota Bandung di IBL. Satria Muda Bandung juga mengambil tiga pilar Prawira yakni Yudha Saputera, Kelvin Sanjaya dan Pandu Wiguna.

Ke-13 klub peserta IBL All Indonesian 2025 dibagi ke dalam dua grup. Pengundian dilakukan bersamaan dengan jumpa pers 6 Agustus 2025. Satria Muda Bandung masuk di Grup A.

Format IBL All Indonesian 2025

Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan akan bersaing dengan Rajawali Medan, Tangerang Hawks, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten dan Borneo Hornbills.

Sedangkan di Grup B, bercokol Hangtuah Jakarta, Bali United, Pelita Jaya Jakarta, Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga dan Rans Simba Bogor. Setiap klub akan di grup yang sama akan saling bertemu.

Tim yang menjadi peringkat pertama dan kedua di setiap grup bakalan lolos ke babak semifinal. Juara grup akan bertemu runner-up grup lainnya di semifinal. Di final, format pertandingan berubah menjadi best of three.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan