Gara-gara Orang Ini, MU Jadi Ngebet Datangkan Benjamin Sesko

Manchester United ngebet mendatangkan Benjamin Sesko bukan karena permintaan Ruben Amorim.

Diperbarui 30 Juli 2025, 10:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romanio memberikan insight menarik seputar ketertarikan Manchester United terhadap Benjamin Sesko. Ia menyebut bahwa bukan Ruben Amorim yang paling ngebet untuk mendatangkan sang striker dari RB Leipzig.

Di musim panas ini, MU fokus berburu striker baru. Tim berjuluk Setan Merah itu membutuhkan mesin gol untuk menggantikan Rasmus Hojlund yang performanya tergolong mengecewakan.

Saat ini perburuan striker baru MU mulai mengerucut. Striker RB Leipzig, Benjamin Sesko dilaporkan jadi sosok yang diprioritaskan Setan Merah.

Romano dalam laporannya menyebut bahwa bukan Ruben Amorim yang mendorong Setan Merah untuk mengamankan jasa sang striker. Lantas siapa sosok tersebut?

Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Permintaan Juru Transfer

Menurut laporan tersebut, ketertarikan Manchester United terhadap Sesko merupakan dorongan dari juru transfer mereka, Christopher Vivell.

Vivell mengenal baik Sesko. Karena ia adalah sosok yang menemukan bakat sang striker di RB Salzburg.

Ia juga jadi sosok yang membawa Sesko ke RB Leipzig. Ia tahu betul kualitas yang dimiliki sang striker dan sangat merekomendasikan MU untuk mengangkut jasanya.

Siap Pindah

Menurut laporan yang sama, Benjamin Sesko juga tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan Manchester United.

Romano menyebut bahwa sang striker punya ketertarikan untuk bermain di Premier League. Kebetulan ia juga ingin meninggalkan Leipzig demi tantangan baru.

Jadi jika MU mampu meyakinkan Leipzig untuk melepaskan sang striker, maka ia siap pindah ke Old Trafford meski MU tidak bermain di Eropa pada musim depan.

Transfer yang Sulit

Namun Romano menyebut bahwa transfer Sesko ini tidak mudah. Karena sang striker memiliki banderol sekitar 85 juta Euro di musim panas ini.

Jika MU ingin mendatangkannya maka mereka harus menjual beberapa pemain mereka terlebih dahulu.

Sumber: Fabrizio Romano

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Argentina Susah Payah Jinakkan 10 Pemain Swiss, 2 Gol Extra Time Jadi Penentu ke Semifinal

Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan