Final Bersejarah Indonesia U-23 vs Vietnam U-23: Mampukah Garuda Muda Putus Dominasi Golden Star Warriors

Final AFF U-23 2025 mempertemukan Indonesia vs Vietnam di SUGBK Jakarta, 29 Juli. Garuda Muda siap balas dendam setelah kalah adu penalti 6-5 pada final 2023.

Diperbarui 27 Juli 2025, 12:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Vietnam keluar sebagai juara setelah memenangi drama adu penalti dengan skor tipis 6-5. Kemenangan tersebut melengkapi dominasi tim Naga Emas atas Indonesia dalam beberapa pertemuan terakhir.

Statistik pertemuan head-to-head menunjukkan superioritas Vietnam dalam konfrontasi melawan Indonesia di level U-23 atau U-22 sejak 2011. Dari sepuluh laga terakhir, Vietnam meraih enam kemenangan berbanding tiga kemenangan Indonesia dan satu hasil imbang.

Beberapa kemenangan telak Vietnam tercatat seperti 5-0 di SEA Games 2015, serta dua kali menang 3-0 pada SEA Games 2019 dan 2021. Data ini mengonfirmasi dominasi Vietnam dalam rivalitas kedua tim beberapa tahun belakangan.

Namun dalam konteks khusus Piala AFF U-23, kedua tim baru berhadapan dua kali sebelum final 2025 ini. Pertemuan perdana pada Piala AFF U-23 2019, Indonesia justru mengalahkan Vietnam 1-0 di semifinal dan kemudian meraih gelar juara sebagai satu-satunya trofi Garuda Muda di ajang tersebut.

Misi Balas Dendam dan Perebutan Gelar

Vietnam tercatat sebagai tim paling sukses dalam sejarah turnamen dengan koleksi dua gelar juara yang diraih pada edisi 2022 dan 2023. Indonesia dan Thailand masing-masing baru memiliki satu gelar, menciptakan kesempatan emas bagi Garuda Muda.

Final 2025 menjadi momentum ideal bagi Indonesia untuk membalaskan kekalahan menyakitkan pada edisi 2023. Selain itu, kemenangan akan menyamakan jumlah trofi yang dikuasai Vietnam dalam turnamen ini.

Dukungan masif dari penonton SUGBK diharapkan menjadi energi tambahan yang membakar semangat juang para pemain. Atmosfer tuan rumah berpotensi menjadi faktor penentu dalam laga yang sangat ketat ini.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan