Dari Torriani Sampai Leao: Ulasan Performa Pemain Milan saat Ditekuk Arsenal

AC Milan memulai pramusim mereka dengan duel melawan Arsenal yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1.

Diterbitkan 24 Juli 2025, 14:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan memulai pramusim mereka dengan duel melawan Arsenal yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1. Meski hasil akhir tidak berpihak pada Rossoneri, drama berlanjut ke adu penalti di mana Milan keluar sebagai pemenang berkat aksi heroik Lorenzo Torriani. Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi beberapa pemain muda dan debutan yang tampil cukup menjanjikan.

Pertandingan ini juga memberi gambaran awal soal kesiapan tim racikan Massimiliano Allegri jelang musim baru, baik dari segi permainan maupun individu. Ada yang tampil stabil, ada pula yang masih terlihat gugup atau belum nyetel. Dari lini belakang hingga lini depan, performa Milan di laga ini menyisakan catatan menarik untuk diulas.

Lewat artikel ini, kita akan menyimak lebih dekat siapa saja yang tampil menonjol, siapa yang masih perlu perbaikan, dan bagaimana wajah baru Milan mulai membaur dalam sistem tim. Santai saja, ini baru pramusim.

Bek-bek Tampil Naik Turun

Fikayo Tomori layak dinobatkan sebagai pemain bertahan terbaik Milan di laga ini. Ia tampil lugas, disiplin, dan berani memotong serangan Arsenal pada momen-momen krusial. Tomori bahkan tak segan maju membantu serangan.

Malick Thiaw juga menunjukkan ketenangan meski aksinya tak sebanyak Tomori. Ia piawai menempatkan posisi di dalam kotak penalti dan beberapa kali membuat clearance penting. Sementara itu, Pavlovic tampil kurang meyakinkan, terutama dalam build-up.

Bartesaghi mendapat ujian berat saat harus berhadapan dengan Bukayo Saka. Ia kesulitan sepanjang laga dan kehilangan pemain yang dijaganya saat Arsenal mencetak gol. Performanya di sisi kiri jadi salah satu titik lemah Milan kali ini.

Lini Tengah Campur Aduk

Ruben Loftus-Cheek menjadi motor utama di lini tengah dengan aksinya yang eksplosif. Ia beberapa kali membuat lini belakang Arsenal kerepotan lewat lari tanpa bola dan flick-on cerdas. Namun, penyelesaian akhirnya masih kurang tajam.

Ricci tampil kalem dan stabil, tanpa banyak sorotan, tapi menjalankan perannya dengan baik. Ia jadi penghubung antarlini yang efektif meski minim aksi menonjol. Sebaliknya, Yunus Musah terlihat ceroboh dan kehilangan bola di area berbahaya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kehadiran Saelemaekers di sayap juga tidak terlalu membantu. Ia sempat aktif di awal laga, tapi gagal memanfaatkan peluang dan sering kalah duel. Kombinasi ini membuat Milan kesulitan mengontrol lini tengah.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Rafael Leao
  • Lorenzo Torriani