Gelar Kejurnas Teqball 2025, PP POTSI Jaring Atlet Andalan Indonesia untuk Asian Youth Games dan SEA Games

Persiapan hadapi Asian Youth Games dan SEA Games, atlet teqball akan dibina di pelatnas dan akan menjalani Trainning Camp (TC) serta serangkaian uji coba di Hungaria.

Diperbarui 24 Juli 2025, 07:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lakoni Uji Coba di Hungaria

Untuk SEA Games akan dipilih 8 pemain putra dan 8 putri. Dalam SEA Games akan dipertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Sedangkan untuk Asian Youth Games juga 8 putra dan 8 putri.

Mereka akan dibina dalam pemusatan latihan atlet nasional (pelatnas) mulai Agustus dan akan menjalani Trainning Camp (TC) dan serangkaian uji coba di Hungaria mulai Oktober mendatang.

“Kami akan menggelar Pelatnas mulai Agustus dan TC di Hungaria pada Oktober nanti. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan dari Kemenpora dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI),” ujarnya.

Teqball Akan Menjadi Andalan Indonesia

Calvin menjelaskan, selama berdiri tahun 2018 lewat eksibisi di Asian Games 2018, teqball terus berkembang. Bahkan, PP POTSI sudah menggelar 4 kali Kejurnas. “Kami melihat potensi atlet-atlet teqball Indonesia sangat baik karena berbasik dari sepakbola dan sepaktakraw. Dari segi prestasi kami berharap teqball akan menjadi andalan Indonesia ke depan,” ucapnya.

Harapan itu, jelas Calvin, berdasarkan kemampuan yang sudah ditunjukkan Indonesia pada turnamen World Series 2023 dan 2024. Indonesia juga pernah tampil di Kejuaraan Dunia China, dan Thailand. “Jadi sangat-sangat baik potensi kita. Dari 90 besar ke 50 dan sekarang 30 besar dunia,” tegasnya.

Dia menambahkan, apalagi FITEC sangat peduli dan mendukung sekali perkembangan teqball Indonesia. FITEC menyediakan sarana untuk pemusatan latihan di Hungaria.

Teqball di Indonesia Berkembang Pesat

Sementara itu Ketua Panitia Kejurnas Dr Umar Aryo Seno Junior MM mengemukakan, Kejurnas diikuti 71 atlet dari 11 provinsi. “Jumlah ini berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan PP POTSI sehingga dalam Kejurnas ini yang tampil para atlet terbaik. Diharapkan nantinya para atlet yang terpilih dari Kejurnas ini bisa menjadi andalan Indonesia ke SEA Games dan event lainnya,” ujar Aryo.

Kejurnas dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dengan melakukan sundulan bola pertama. Dalam sambutannya Marciano mengapreasi perkembangan pesat teqball di Indonesia. Setelah eksibisi di Asian Games 2018 dan PON 2024 maka makin kuat teqball akan dipertandingkan di PON 2028.

“Semoga apa yang telah dan akan diprogramkan oleh PP POTSI terus berjalan dengan baik sehingga nanti teqball bisa menjadi andalan Indonesia di ajang internasional,” kata Marciano.

Sedangkan Direktur Inaspro Ferry J Kono dalam sambutannya mengemukakan, dirinya yang menjadi Dewan Pembina di PP POTSI merupakan keluarga besar teqball. Untuk itu, dia akan berusaha keras mendukung tecball dalam menggelar event maupun pembinaan prestasi. “Inaspro tentu akan memberikan dukungan untuk teqball dalam menggelar event. Juga dukungan lainnya demi perkembangan dan prestasi teqball,” ujarnya. *

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan