Toni Firmansyah: Pekerjaan Kotor yang Membuatnya Diam-Diam Bersinar di Timnas Indonesia U-23

Toni Firmansyah mungkin tak tercatat di papan skor atau kolom assist, akan tetapi perannya sangat penting.

Diperbarui 23 Juli 2025, 09:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Toni jadi pemain kedua dengan jumlah umpan paling banyak kedua di skuad Indonesia pada fase grup. Toni melepas 181 umpan (164 sukses). Dia hanya kalah dari Robi Darwis yang mampu mencatatkan 200 umpan. Robi Darwis memang punya menit bermain lebih baik.

Yang menarik, sebagian besar umpan Toni bersifat progresif, cenderung ke depan, bukan sekadar mengalirkan bola secara horizontal. Ini menunjukkan bahwa Toni tetap mampu membawa visi menyerang dari posisi yang lebih dalam. Ia tak sekadar memotong aliran bola lawan, tetapi juga menjadi penggerak transisi.

Pilar Senyap di Balik Langkah Garuda Muda

Indonesia menutup fase grup dengan hasil memuaskan: juara Grup A dengan tujuh poin, hasil dari kemenangan atas Brunei Darussalam (8-0) dan Filipina (1-0), serta hasil imbang tanpa gol melawan Malaysia. Banyak pihak menyoroti ketajaman Jens Raven dan kreativitas Robi Darwis. Tapi keberhasilan ini juga berakar dari fondasi kuat yang dibangun Toni Firmansyah di lini tengah.

Ia menjadi penyeimbang yang membuat Robi bisa lebih bebas bergerak ke depan, dan memberi perlindungan pada lini belakang saat lawan mencoba menekan. Toni adalah tameng pertama dan terakhir sebelum bola mencapai area berbahaya.Layak Dihargai

Dalam sepak bola, tak semua pahlawan mengenakan jubah. Ada yang bertarung dalam diam, membersihkan kekacauan, dan memastikan semuanya berjalan lancar. Toni Firmansyah adalah pahlawan semacam itu untuk Timnas U-23.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan