Hugo Ekitike: Plus dan Minus Striker Muda yang akan Isi Lini Depan Liverpool

Artikel ini akan membedah kekuatan dan kelemahannya, posisi favoritnya, serta membandingkannya dengan para pesaing di Premier League.

Diperbarui 22 Juli 2025, 12:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak hanya itu, ia juga cukup sering terjebak offside dengan rata-rata 0,66 kali per 90 menit. Meski tidak ekstrem, ini tetap jadi hal yang menjengkelkan bagi fans dan pelatih.

Dibanding Para Pesaing: Lebih Baik dari Nunez, Belum Selevel Isak

Saat dibandingkan dengan Darwin Nunez, Luis Diaz, dan Alexander Isak, posisi Ekitike ada di tengah. Ia punya shot accuracy lebih baik dari Nunez, tapi masih kalah dari Isak dan Diaz.

Rasio konversi golnya lebih rendah dari semua pesaing itu—bahkan lebih buruk dari Nunez yang kerap dikritik. Namun, dalam urusan shot on target per 90 menit, Ekitike justru unggul.

Ia juga mencatatkan assist dan peluang tercipta yang menjanjikan. Bahkan untuk sentuhan di kotak penalti lawan, ia mengungguli Isak dengan 7,2 sentuhan per 90—sebuah indikator striker yang aktif dan haus gol.

Talenta Menjanjikan, tapi Harus Cepat Belajar

Hugo Ekitike adalah pemain dengan potensi besar dan kualitas teknis yang tidak bisa diabaikan. Ia mampu menciptakan peluang dan membuka ruang dalam sistem menyerang yang dinamis.

Namun, kelemahan dalam finishing bisa menjadi batu sandungan. Jika tak diperbaiki, publik Anfield bisa frustrasi seperti saat awal kedatangan Nunez.

Dengan usia 23 tahun, waktu masih berpihak padanya. Namun, untuk bisa sukses di Liverpool, Ekitike harus cepat belajar, mematangkan penyelesaian akhir, dan tampil konsisten sejak hari pertama.

Sumber: Squawka

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan