Pelatih Bali United Puas dengan Kontribusi Jens Raven di Timnas Indonesia U-23

Striker muda Jens Raven tampil impresif bersama Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025. Ia mencetak enam gol dalam laga perdana kontra Brunei Darussalam pada 15 Juli 2025.

Diperbarui 20 Juli 2025, 16:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Striker muda Jens Raven tampil impresif bersama Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025. Ia mencetak enam gol dalam laga perdana kontra Brunei Darussalam pada 15 Juli 2025.

Raven masih berpeluang menambah koleksi gol saat Indonesia menghadapi Malaysia U-23 di laga terakhir Grup A. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam, 21 Juli 2025.

Aksi apik Raven di ajang internasional tersebut turut dipantau oleh pelatih Bali United, Johnny Jansen. Ia menunjukkan antusiasmenya terhadap perkembangan pemain andalannya itu.

“Saya senang dengan performanya di Timnas Indonesia U-23. Dia bisa mencetak banyak gol dan semoga setelah turnamen, dia bisa segera kembali ke Bali United dan berlatih bersama dengan tim,” kata Jansen.

Perkembangan Rahmat Arjuna

Tak hanya Raven, dua pemain Bali United lainnya juga memperkuat Timnas U-23, yaitu Kadek Arel dan Rahmat Arjuna. Nama terakhir mendapat perhatian khusus dari rekan setimnya, Irfan Jaya.

Irfan menilai Rahmat masih beradaptasi dengan atmosfer pertandingan internasional. Ia pun memberikan semangat kepada juniornya itu.

"Dia mungkin sedikit nervous karena debutnya di Timnas, tapi saya yakin di pertandingan berikutnya bisa lebih perform lagi. Semoga Rahmat Arjuna bisa menampilkan yang terbaik buat timnas bahkan bisa juara untuk Indonesia," ujar Irfan Jaya.

Strategi Baru Bali United

Dengan komposisi skuad yang kini lebih beragam, Jansen memberi sinyal perubahan gaya bermain Bali United. Jika sebelumnya kerap mengandalkan umpan silang di era Stefano Cugurra, kini pola permainan kaki ke kaki lebih diprioritaskan.

Hal ini disesuaikan dengan tipe penyerang seperti Jens Raven dan Boris Kopitovic yang berperan sebagai finisher di dalam kotak penalti. Mereka berbeda karakter dari Spasojevic atau Everton Nascimento yang lebih bertipe target man.

“Sekarang bisa dilihat kami memainkan bola dengan cara berbeda. Saya melihat ada banyak bola yang masuk ke kotak penalti saat melawan Bhayangkara FC. Tapi, sebelumnya, kami harus bisa memastikan bola bisa sampai di kotak penalti atau tidak,” jelas Jansen.

“Umpan silang tetap jadi bagian dari strategi. Namun, kami ingin membangun serangan dengan baik dari belakang terlebih dahulu,” imbuh pelatih anyar Bali United itu.

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ronald Koeman Mundur dari Timnas Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan