AC Milan, Sentuhan Allegri, dan Inspirasi Modric

Musim baru Serie A semakin dekat dan Ruben Loftus-Cheek mulai menemukan kembali semangatnya di AC Milan.

Diperbarui 19 Juli 2025, 16:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurutnya, Modric membawa lebih dari sekadar teknik tinggi. Sosok gelandang Kroasia itu memberi pengaruh besar secara mental dan pengalaman di ruang ganti. “Dia pemain top, punya karier yang luar biasa dan dengan pengalaman serta kualitas seperti itu, dia akan memberikan banyak hal untuk tim,” lanjutnya.

Loftus-Cheek juga berharap bisa mengenal Modric lebih dekat sebagai rekan dan pribadi. “Saya sangat bersemangat menyambut kehadirannya di sini dan mengenalnya secara pribadi juga, karena dia adalah sosok yang dikagumi semua pesepak bola – bagaimana dia bisa tetap di level tertinggi dalam waktu yang sangat lama,” tuturnya.

Tantangan Serie A dan Target Pribadi

Menurut Loftus-Cheek, bermain di Serie A memberikan tantangan tersendiri dibandingkan Premier League. Ia belajar memahami taktik yang menjadi ciri khas liga Italia. “Sudah dua tahun, dua musim di Serie A dan Italia, sepak bolanya agak berbeda, lebih taktis,” ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa atmosfer kompetisi di Italia tak pernah mudah. Namun, justru itulah yang membuatnya tertantang untuk terus berkembang. “Itulah mengapa Serie A itu unik dan menjadi tantangan setiap musimnya. Ini liga yang sangat sulit, dan saya sangat menikmatinya,” lanjut Loftus-Cheek.

Kini, fokus utamanya adalah kembali fit dan tampil konsisten sepanjang musim. Ia sadar, performa apik bersama Milan bisa membuka pintu ke peluang lain. “Saya menantikan musim baru ini, untuk melihat apa yang bisa kami capai,” ujarnya penuh semangat.

Tentang Inggris dan Asa ke Piala Dunia

Meski peluang tampil di Piala Dunia 2026 belum tertutup, Loftus-Cheek memilih untuk tidak terlalu memikirkannya sekarang. Ia tahu bahwa langkah demi langkah lebih penting untuk ditempuh. “Mungkin saja, tapi itu bukan hal utama di pikiran saya,” ujarnya.

Baginya, performa di level klub adalah kunci menuju panggilan tim nasional. Fokus dan konsistensi menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan. “Musim yang bagus mungkin bisa membantu saya ke sana, tapi saya harus menjalaninya satu pertandingan demi satu,” lanjutnya.

Dengan suasana baru di Milan dan pelatih yang tepat, musim ini bisa jadi momen penentu bagi karier Loftus-Cheek. “Kami bekerja tanpa henti setiap hari dalam latihan dan memastikan kami tampil maksimal. Jika semuanya berjalan baik, hal-hal lain akan mengikutinya dengan sendirinya,” tutupnya.

Sumber: The Strait Times, Sempre Milan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan