Andy Carroll Balik Main di Inggris, Gabung Klub Kasta Keenam Sekaligus Jadi Pemilik Saham

Mantan striker Timnas Inggris, Andy Carroll, resmi bergabung dengan klub non-liga asal Inggris, Dagenham & Redbridge. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Carroll sempat bersinar di Premier League dan baru saja tampil gemilang bersama Bordeaux di Prancis.

Diperbarui 17 Juli 2025, 21:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mantan striker Timnas Inggris, Andy Carroll, resmi bergabung dengan klub non-liga asal Inggris, Dagenham & Redbridge. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Carroll sempat bersinar di Premier League dan baru saja tampil gemilang bersama Bordeaux di Prancis.

Namun bagi Carroll, pilihan ini bukan sekadar soal karier sepak bola, melainkan juga soal prioritas hidup: keluarga, kebahagiaan, dan masa depan.

Carroll, yang kini berusia 36 tahun, memutuskan kembali ke tanah kelahirannya setelah kontraknya berakhir bersama Bordeaux. Ia tampil cukup impresif musim lalu, mencetak 11 gol dalam 23 pertandingan di kasta keempat Liga Prancis.

Dekat dengan Keluarga

Namun setelah dua musim berpetualang di Prancis—termasuk semusim sebelumnya bersama Amiens—Carroll memilih pulang ke Inggris agar bisa lebih dekat dengan lima anaknya.

"Saya benar-benar antusias memulai dengan Dagenham. Lokasinya fantastis, dekat dengan anak-anak saya, dan mereka bisa datang langsung melihatku bermain," kata Carroll dalam wawancaranya dengan The Sun.

“Anak-anak saya mengira saya akan gabung Chelsea – mereka bakal kaget ketika tahu sebenarnya saya ke Dagenham!”

Dapat Suntikan Dana dari Qatar

Namun, keputusan Carroll bergabung ke Dagenham bukan hanya soal lokasi. Klub asal London Timur itu baru saja diambil alih oleh konsorsium investor asal Qatar.

Sabtu (12/7) lalu, Dagenham resmi diumumkan telah diakuisisi, dengan Youseph Al Sharif ditunjuk sebagai chairman interim dan mantan kapten klub Anwar Uddin MBE sebagai direktur non-eksekutif.

Tak lama berselang, Carroll diumumkan sebagai pemain baru. Menariknya, selain didatangkan sebagai striker utama, ia juga dikabarkan akan memiliki sebagian kecil saham klub.

Era Baru Carroll

Langkah ini menandai babak baru dalam karier Carroll. Ia tak hanya ingin menjadi pemain, tetapi juga ingin ambil bagian dalam struktur manajemen dan kepemilikan klub.

“Saya tak ingin sekadar main bola, saya ingin terlibat dalam sisi kepemimpinan klub juga. Setelah 19 tahun berkarier, saya tahu bagaimana klub dijalankan, dari berbagai level. Saya rasa saya bisa menambah nilai,” ujar Carroll.

Keputusannya ini bukan tanpa risiko. Carroll mengakui bahwa ia menolak sejumlah tawaran dengan bayaran lebih besar dari klub-klub top di Prancis, Italia, dan Spanyol. Tapi menurutnya, uang bukan lagi hal utama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Saya ditawari kontrak dengan uang lebih banyak, tapi saya tahu Dagenham adalah proyek yang saya ingin jalani. Saya bisa saja gabung klub besar, tapi belum tentu cocok dengan pelatihnya. Di sini, saya bisa bahagia dan berkembang.”

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan