Dari Adriano hingga Maradona: Kisah Kelam Kecanduan Alkohol di Sepak Bola

Beberapa pesepak bola dunia pernah menghadapi masalah serius di luar lapangan. Salah satu yang cukup umum adalah kecanduan alkohol.

Diperbarui 16 Juli 2025, 16:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada 2002, ia menjalani transplantasi hati akibat kerusakan parah yang disebabkan alkohol. Ia meninggal dunia pada 2005 setelah infeksi paru-paru yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

4. Diego Maradona

Diego Maradona adalah salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. Ia membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 dan dikenal karena kemampuan tekniknya yang luar biasa serta pengaruh besar di dalam maupun luar lapangan.

Di balik kejayaannya, Maradona memiliki riwayat penyalahgunaan narkoba dan mengalami masalah dengan alkohol. Setelah pensiun, ia beberapa kali menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatannya yang kompleks.

Maradona pernah melatih Timnas Argentina serta sejumlah klub di Argentina, Uni Emirat Arab, dan Meksiko. Ia meninggal dunia pada November 2020 karena serangan jantung dalam usia 60 tahun.

5. Adriano Leite Ribeiro

Mantan striker Inter Milan dan Timnas Brasil Adriano mengalami kemunduran karier setelah kematian ayahnya pada 2004. Kehilangan tersebut membuatnya jatuh dalam depresi dan mulai menyalahgunakan alkohol.

Javier Zanetti, kapten Inter saat itu, menyebut bahwa Adriano menunjukkan gejala kesedihan mendalam dan sulit dipulihkan. Klub dan rekan-rekan setimnya sudah berupaya membantu, tetapi kondisinya terus memburuk.

Adriano beberapa kali mencoba bangkit lewat berbagai klub, namun tak pernah kembali ke performa terbaiknya. Ia kemudian mengakui bahwa alkohol dan masalah mental sangat memengaruhi perjalanan kariernya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan