Hasil SEA V League 2025: Boy Arnez Meledak, Indonesia Bungkam Vietnam

Timnas voli Indonesia mengalahkan Vietnam pada laga ketiga leg 1 SEA V League 2025. Kemenangan ini membuat peluang Indonesia untuk juara masih terbuka meski kecil.

Diperbarui 12 Juli 2025, 17:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas voli Indonesia harus bermain lima set untuk mengalahkan Vietnam pada laga ketiga leg 1 SEA V League 2025. Rivan Nurmulki dan kawan-kawan menang dengan skor 3-2 (25-18, 23-25, 25-21, 22-25, 15-8) di Candon City Arena, Filipina, Sabtu (12/7).

Pada pertandingan ini, Boy Arnez Arabi menyumbang poin terbanyak untuk Indonesia. Pemain yang mendapat julukan Boy Sukhoi dari Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu mencetak 26 poin. Diikuti Rivan dengan 23 poin dan Farhan Halim 20 poin.

Hasil ini membuat Indonesia masih menempati peringkat ketiga klasemen dengan 5 poin dari tiga laga. Sementara Vietnam naik ke peringkat satu dengan 7 poin hasil dari empat laga, menggeser Thailand ke posisi dua yang memiliki 6 poin.

Posisi Vietnam tidak aman sebab Indonesia dan Thailand masih memiliki satu pertandingan. Indonesia melawan tuan rumah Filipina dan Thailand menghadapi Kamboja pada Minggu (13/7).

Thailand lebih berpeluang untuk menjadi juara leg 1 SEA V League jika mengalahkan Kamboja dengan skor 3-0 atau 3-1. Tapi jika Thailand menang 3-2 atau takluk 1-3 dan 2-3 dari Kamboja, maka Indonesia punya peluang juara asal menang atas Filipina dengan skor 3-0 atau 3-1 pada laga penutup. 

Jalannya Pertandingan

Timnas voli Indonesia terlambat panas melawan Vietnam di set pertama dengan tertinggal 6-8. Rivan Nurmulki dan kawan-kawan perlahan menemukan irama permainan dan berbalik unggul 16-12.

Service ace dari Rivan membuat Indonesia memiliki delapan kesempatan untuk merebut set pertama. Hingga akhirnya spike Farhan Halim membuat Indonesia menang 25-18.

Memasuki set kedua, Indonesia memulai laga dengan baik dan memimpin 8-7 hingga 16-14. Namun, memasuki poin-poin kritis Vietnam tampil lebih solid dan berbalik unggul 21-18 dan 23-20.

Pelatih Indonesia Jeff Jiang sempat mengganti setter Jasen Natanael Kilanta dengan Dio Zulfikri. Tapi, pergantian tersebut hanya sebenar dan Jasen masuk kembali dan skor imbang 23-23. Sayang, pemain Indonesia kehilangan fokus dan kalah 23-25.

Kecolongan di set kedua, pemain Indonesia bangkit dan langsung memimpin 5-1 pada awal set ketiga. Rivan dan kawan-kawan bahkan sempat unggul dengan selisih tujuh poin, yakni 18-11.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Vietnam tidak menyerah begitu saja dan sempat memperkecil skor 17-20. Tetapi, service Xuan Truong Hoang yang keluar membuat Indonesia menang 25-21. Vietnam tampil mengejutkan pada set keempat dengan bermain lebih agresif. Vietnam selalu unggul dalam perolehan poin atas Indonesia mulai dari 6-8 hingga 8-12. Meski Indonrsia dapat memperkecil skor 19-20, itu tidak menghalau Vietnam untuk merebut set keempat dengan 25-22. Memasuki set kelima atau penentuan, Vietnam membuat skor terlebih dahulu. Tapi, Indonesia tidak tinggal diam dan berbalik unggul 8-4. Rivan dan kolega terus tampil solid hingga akhirnya menang dengan skor 15-8.

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan