Perbati Bikin Superstar Fight League untuk Temukan Talenta Baru Tinju Indonesia

Superstar Fight League diharapkan bisa melahirkan talenta baru tinju Indonesia untuk menghadapi ajang seperti SEA Games.

OlehThomas
Diperbarui 10 Juli 2025, 19:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Persatuan Tinju Amatir Indonesia atau Perbati langsung menggebrak begitu diresmikan. Berkolaborasi dengan Superstar Knockout (SKO), dan Underground Fighting League (UFL), Perbati resmi memperkenalkan kompetisi terbaru bertajuk Superstar Fight League (SFL). Ajang ini diharapkan bisa menemukan sekaligus mengasah talenta tinju di Indonesia.

SFL akan digelar 11 Juli 2025 di MGP Space, SCBD. Superstar Fight League hadir sebagai panggung pembuktian untuk para boxing enthusiast yang ingin naik kelas dan membuktikan diri layak menjadi bagian dari ajang sportainment terbesar di tanah air, Superstar Knockout.

Ketua Umum Perbati Ray Zulham Farras Nugraha menjelaskan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Superstar Knockout (SKO) dan Underground Fighting League (UFL) yang menyasar talenta muda dari berbagai jalur, termasuk komunitas bawah tanah. Diharapkan muncul talenta berbakat tinju Indonesia untuk disiapkan menghadapi SEA Games 2025 hingga puncaknya Olimpiade.

“Ini semua sebuah runtutan. Dimulai dari seleksi U-22, lalu SEA Games Desember nanti, tahun depan Asian Games, dan tahun berikutnya Olimpiade. Jadi ini tahapan-tahapan yang harus kami lakukan,” ujar Ray dalam konferensi pers di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), FX Sudirman, Jakarta, Kamis.

Tak cuma kompetisi, SFL juga akan menjadi wadah scouting, development, dan exposure bagi petinju muda berbakat, baik dari jalur konvensional maupun komunitas bawah tanah.

"Kami ingin menciptakan sistem pembibitan yang sehat dan inklusif. Superstar Knockout telah membuka jalan bagi pertarungan selebriti, dan sekarang kami ingin memastikan ada ruang bagi petinyupetinju sejati untuk tumbuh dan bersinar,” ujar Sultan Sapta, CEO SENS Entertamment sekaligus promotor SKO.

Pakai Boxing Rules Perbati

Pertarungan di SFL ini akan menggunakan Perbati Boxing Rules. Tujuannya agar kualitas dan keamanan pertarungan tetap menjadi prioritas utama. SFL akan mempertandingan 15 laga, termasuk eksibisi dari atlet amatir binaan Perbati.

Pertandingan eksibisi ini menjadi showcase penting bahwa Indonesia memiliki sistem pembinaan petinju amatir yang aktif dan berkualitas.

Keseruan Superstar Fight League

 Dengan melibatkan komunitas, pelatih profesional, serta asosiasi resmi, SFL menjadi contoh kolaborasi lintas ekosistem untuk memajukan olahraga tinju. Baik para petinju yang berasal dari gym profesional maupun dari komunrtas underground kini memiliki jalur resmi menuju panggung nasional.

Superstar Fight League menjadi bagian dari ekosistem SKO yang ditujukan untuk menumbuhkan generasi baru petarung yang tak hanya kuat secara fisik, tetapi juga siap memasuki panggung entertainment.

Dengan menggabungkan sport, community, dan content, Superstar Fight League tidak hanya menawarkan pertandingan, tapi juga cerita, perjuangan, dan transformasi personal dari setiap petarung yang naik ring.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Pantai Gading vs Norwegia: Tergantung Erling Haaland

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan