5 Catatan dari Kekalahan Persib Bandung atas Port FC di Piala Presiden 2025: Febri Hariyadi Mainkan Peran Era Luis Milla

Persib Bandung harus memulai langkah di Piala Presiden 2025 dengan hasil yang kurang ideal

Diperbarui 06 Juli 2025, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Febri bermain sebagai bek sayap pada babak pertama. Di babak kedua, dia jadi winger. Febri sendiri sempat menjalani peran serupa saat membela Timnas Indonesia di Asian Games 2018 di bawah arahan Luis Milla. Saat itu, dia jadi bek kiri!

3. Debut Menjanjikan Para Pemain Baru

Meski hasil akhir tak memuaskan, penampilan individu beberapa pemain baru Persib cukup memberi harapan. William Marcilio tampil kreatif sebagai playmaker, sementara Saddil Ramdani menambah dinamika di sisi kanan serangan.

Di babak kedua, nama Berginho juga mencuri perhatian. Gelandang serang Brasil itu tampil penuh percaya diri dan aktif dalam membangun serangan. Hanya saja, hujan deras pada babak kedua sedikit menghambat aksi-aksi Berguinho.

Namun demikian, secara kolektif Persib belum padu. Hal ini wajar mengingat waktu persiapan yang sangat terbatas, tim baru mulai latihan intensif sekitar sepekan sebelum laga ini digelar.

4. Darah Muda Persib Menunjukkan Potensi

Bojan Hodak tak hanya memberi ruang bagi pemain baru, tapi juga memberi menit bermain untuk para talenta muda. Zulkifli Lukmansyah, winger berusia 18 tahun, tampil sejak menit awal dan menjadi pemain pertama Persib yang mencatatkan shots on target.

Meski pengambilan keputusannya belum sempurna, performanya menjanjikan. Di babak kedua, nama-nama muda seperti Nazriel Alfaro, Kevin Pasha, dan Athaya Zahran turut dimainkan.

Nazriel tentu bukan nama asing. Ia merupakan pilar Timnas U-17 Indonesia yang membawa Garuda Muda lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Masa depan Persib di tangan para pemain muda ini terlihat cukup cerah.

5. Port FC Tunjukkan Kelas Tim Elit

Meski bukan juara Thai League 1, Port FC membuktikan statusnya sebagai tim elit. Mereka tampil disiplin, efektif, dan memanfaatkan celah di lini belakang Persib dengan sangat baik.

Diperkuat banyak pemain berlabel tim nasional, seperti Bordin Phala, Peeradol Chamratsamee, dan Suphanan Bureerat, Port FC tampil matang dan kompak. Ditambah lagi keberadaan pemain asing berkualitas seperti Rebin Sulaka (Irak), Irfan Fandi (Singapura), dan Asnawi Mangkualam (Indonesia) membuat mereka sulit ditembus.

Tim asal Thailand itu tak hanya menunjukkan kedewasaan taktik, tetapi juga organisasi permainan yang solid. Ini menjadi cermin bahwa Persib harus terus meningkatkan chemistry dan intensitas permainan mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan