Bagi Fans Liverpool, Diogo Jota Lebih Hebat dari Figo!

Diogo Jota, penyerang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di usia 28 tahun.

Diperbarui 04 Juli 2025, 11:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Laga Terakhir di Anfield: Saat Lagu Itu Bergema untuk Selamanya

Mei 2025 menjadi bulan penuh kenangan bagi Jota dan Liverpool. Saat The Reds merayakan keberhasilan menjuarai Premier League, seluruh skuad mendapat sambutan hangat dari para suporter di Kop. Namun, momen paling menyentuh terjadi ketika lagu untuk Jota dinyanyikan bersama-sama.

Ia berjalan ke arah tribun, mengangkat scarf sambil tersenyum bahagia. Tak ada yang menyangka, itulah penampilan terakhirnya di Anfield. Lagu yang biasa dinyanyikan dengan gegap gempita, kini terasa seperti lagu perpisahan.

Jamie Webster, musisi favorit para pendukung Liverpool, bahkan pernah membawakan versi akustik lagu ini di Melwood. Tragisnya, sebulan sebelum insiden nahas itu terjadi, Jota sempat tampil secara virtual di acara Webster dan berkata kepada fans agar menyanyikan lagunya “lebih kencang” untuk sang juara.

Mengapa Jota Begitu Dicintai? Gol, Dedikasi, dan Mentalitas Juara

Alasannya jelas: sejak awal bergabung, Jota langsung menunjukkan kualitas luar biasa. Gol perdananya tercipta saat melawan Arsenal, dan sejak itu, ia berhasil menancapkan namanya di antara trio legendaris Salah, Mane, dan Firmino.

Meski sempat dibekap cedera di musim pertamanya, Jota tetap mampu mencetak 13 gol, termasuk satu hattrick di Liga Champions. Di musim berikutnya, performanya semakin meningkat dengan torehan 21 gol, hanya kalah dari Salah.

Prestasinya terus berlanjut. Di musim 2024/25, Jota sukses membawa Liverpool meraih gelar Premier League, serta memenangkan UEFA Nations League bersama Portugal. Permainannya bukan hanya impresif, tapi juga mencerminkan karakter seorang juara sejati.

Kini semua itu menjadi kenangan. Federasi Sepak Bola Portugal menyebut Jota sebagai “manusia luar biasa dengan keceriaan yang menular”. Sebuah warisan yang akan selalu dikenang.

Lagu yang Akan Terus Hidup

Meski Diogo Jota telah tiada, lagunya akan terus hidup. Entah akan terus dinyanyikan atau dibiarkan menjadi kenangan, satu hal yang pasti: nama Jota tak akan pernah hilang dari Anfield.

Lagu itu bukan hanya sekadar chant di stadion. Ia menjadi simbol cinta dan penghormatan dari fans untuk seorang pahlawan mereka. Dan seperti kata Jota sendiri: “We are champions.” Kini, ia adalah juara abadi di hati para suporter.

Selamat jalan, Diogo. The Kop akan selalu menyanyikan namamu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan