Membedah Taktik Igor Tudor di Juventus: Lebih Vertikal, Lebih Agresif, dan Lebih Efektif?

Juventus menemukan stabilitas di bawah arahan pelatih baru Igor Tudor

Diperbarui 12 Juni 2025, 11:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara, peran bek sayap dalam sistem Tudor sangat vital. Andrea Cambiaso dan Timothy Weah diberi tanggung jawab besar untuk menjaga lebar serangan sekaligus membantu pertahanan.

Keduanya aktif dalam overlap, rajin menyuplai bola dari sisi lapangan, serta memainkan peran krusial dalam transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Kebebasan untuk Kenan Yildiz dan Lini Depan

Salah satu pemain yang paling diuntungkan dari perubahan ini adalah Kenan Yildiz. Di era Motta, pemain asal Turki itu sering terlihat terisolasi dan dibatasi oleh sistem.

Tudor mengubah pendekatan tersebut. Ia memberikan Yildiz kebebasan kreatif, membiarkannya bergerak ke area berbahaya, menghubungkan lini tengah dan lini depan, atau bahkan menusuk langsung ke kotak penalti. Yildiz kini bukan sekadar pelengkap, tapi kreator utama.

Jika Motta lebih suka satu penyerang, Tudor justru mengandalkan dua ujung tombak sekaligus: Dusan Vlahovic dan Randal Kolo Muani. Kombinasi ini terbukti efektif. Vlahovic tampil lebih lepas saat punya partner yang bisa menarik perhatian bek lawan.

Identitas Baru: Pressing, Transisi Cepat, dan Niat Menyerang

Yang paling membedakan Juventus era Tudor adalah pendekatan bermain secara keseluruhan. Juventus bukan tim yang nyaman bertahan atau menunggu momen. Juventus sekarang aktif menekan lawan di area tinggi, menerapkan sistem pressing satu lawan satu yang mengganggu ritme lawan sejak awal.

Mereka bermain dengan intensitas tinggi dan tujuan yang jelas: rebut bola, lalu serang secepat mungkin. Gaya ini sangat mengandalkan kebugaran dan kohesi tim, dua hal yang mulai terlihat terbangun dalam skuat Bianconeri saat ini.

Kontrak baru yang disiapkan untuk Tudor hingga 2027 menjadi sinyal kepercayaan manajemen Juventus pada proyek jangka panjang ini.

Sumber: JuveFC

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan