Inggris vs Senegal: Laga Persahabatan dengan Banyak Cerita

Bagi Inggris, ini bukan sekadar laga pemanasan. Setelah performa kurang meyakinkan melawan Andorra, Thomas Tuchel ingin melihat peningkatan dari skuad asuhannya.

Diperbarui 10 Juni 2025, 11:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menjelang laga kontra Inggris, Senegal menahan imbang Irlandia 1-1 berkat gol telat dari Ismaila Sarr. Hasil itu memperpanjang rekor pertahanan mereka—25 laga terakhir tak pernah kebobolan lebih dari satu gol. Stabilitas itu jadi modal utama saat meladeni Inggris.

Rotasi dan Kesempatan di Sisi Inggris

Tuchel diperkirakan akan merombak beberapa posisi dalam susunan pemainnya. Ollie Watkins absen karena cedera ringan, dan ini membuka peluang bagi wajah-wajah baru. Nama-nama seperti Dean Henderson, Levi Colwill, hingga Myles Lewis-Skelly berpeluang tampil sejak awal.

Bukayo Saka juga sudah pulih dan dipastikan menjadi starter setelah absen di laga sebelumnya. Di lini tengah, Declan Rice dan Eberechi Eze kemungkinan mendapat menit bermain. Sementara itu, di lini depan, Anthony Gordon berpotensi menambah daya gedor.

Tak kalah menarik, Trevoh Chalobah dikabarkan bisa menjalani debutnya bersama timnas senior. Bagi Tuchel, laga ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih banyak opsi sekaligus memberi kesempatan kepada para pemain muda.

Senegal Juga Tak Lengkap, tapi Tetap Solid

Di kubu Senegal, Pape Matar Sarr dari Tottenham harus absen karena cedera otot. Sadio Mane juga tak akan tampil setelah meminta izin absen karena alasan pribadi. Dua pemain kunci itu tentu meninggalkan lubang, tapi Senegal punya kedalaman skuat yang bisa diandalkan.

Kalidou Koulibaly dan Moussa Niakhate siap mengawal lini belakang. Di bawah mistar, Edouard Mendy kemungkinan besar akan kembali mengisi posisi starter. Kombinasi itu memberi jaminan kestabilan di lini pertahanan Senegal.

Nama-nama seperti Idrissa Gueye, Lamine Camara, dan Nicolas Jackson juga akan jadi andalan. Ismaila Sarr, yang mencetak gol penyeimbang melawan Irlandia, berpeluang menjadi ancaman utama di lini depan. Misi balas dendam atas kekalahan 0-3 di Piala Dunia 2022 jadi motivasi tersendiri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan