Spanyol vs Prancis: Ketika Dua Raksasa Bertemu Kembali

Pertemuan ini mengulang final edisi 2021/2022, di mana Prancis keluar sebagai juara.

Diperbarui 05 Juni 2025, 11:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Head to Head: Selalu Sengit, Tak Pernah Tuntas Cepat

Lima pertemuan terakhir antara Spanyol dan Prancis selalu menyuguhkan duel ketat. Masing-masing menang tiga kali dalam lima duel terakhir, empat di antaranya hanya berbeda satu gol. Itu termasuk final UNL 2021 yang berakhir 2-1 untuk Prancis.

Namun, Spanyol punya memori manis terbaru. Mereka menaklukkan Prancis 2-1 di semifinal Euro 2024 tahun lalu. Saat itu, nama-nama seperti Lamine Yamal dan Dani Olmo mencuri perhatian dan bisa jadi pembeda lagi kali ini.

Di atas kertas, kekuatan keduanya sangat seimbang. Laga nanti bukan cuma soal strategi, tapi juga mental dan detail kecil yang bisa mengubah arah pertandingan dalam sekejap.

Kondisi Terkini: Tanpa Rodri, Spanyol Percaya Diri

Spanyol harus bermain tanpa sosok kunci seperti Rodri dan Ferran Torres. Meski begitu, banyak opsi segar hadir di skuad. Isco kembali setelah lima tahun absen, Gavi pulih dari cedera, dan Cubarsi siap bersaing di lini belakang.

Di lini tengah, duel untuk berebut tempat utama makin panas. Gavi, Pedri, Zubimendi, dan Fabian Ruiz sama-sama punya argumen kuat untuk turun sejak menit pertama. Sementara lini depan tetap berbahaya dengan Yamal, Nico Williams, dan Oyarzabal.

Luis de la Fuente harus cermat memilih kombinasi terbaik karena kekuatan Spanyol kali ini bukan pada satu bintang, melainkan kolektivitas yang tajam dan fleksibel.

Prancis: Persiapan Singkat, Tekad Maksimal

Sebagian besar pemain Prancis baru menyelesaikan final Liga Champions. Nama-nama seperti Dembele, Pavard, hingga Doue baru saja menjalani laga intens. Deschamps ditantang untuk merotasi dengan tepat.

Absennya Upamecano, Saliba, dan Kounde jadi tantangan di lini belakang. Konate bisa ditemani Lucas Hernandez atau Clement Lenglet, sementara Gusto dan Pavard berebut posisi bek kanan. Struktur pertahanan jadi fokus utama.

Di lini depan, semua mata akan tertuju pada Mbappe yang sudah mencetak 48 gol untuk Prancis. Kehadiran pemain muda seperti Rayan Cherki juga memberi angin segar, terutama jika laga nanti membutuhkan solusi berbeda dari bangku cadangan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan