Bruno Fernandes: Mesin Gol, Playmaker, dan Nyawa Manchester United

Musim buruk Manchester United menyisakan satu cahaya terang: Bruno Fernandes. Dalam tim yang pincang, Fernandes tampil sebagai sosok penentu dan penggerak utama.

Diperbarui 02 Juni 2025, 05:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mesin Gol, Pengubah Permainan

Fernandes mengakhiri musim dengan 19 gol dan 18 assist di semua kompetisi. Bahkan jika penalti dikecualikan, kontribusinya nyaris menyamai musim terbaiknya di 2020/2021.

Lebih dari itu, hampir 75% dari kontribusi golnya bersifat menentukan. Entah membuka keunggulan atau menyamakan kedudukan, Fernandes adalah penentu arah pertandingan.

Tak ada pemain MU lain yang lebih banyak mengubah jalannya laga sejak ia datang. Dia bukan hanya playmaker, tapi juga game-changer sejati.

Kapten yang Peduli, Pemimpin Sejati

Lebih dari sekadar bintang lapangan, Fernandes juga jadi panutan di luar lapangan. Saat klub memotong hak staf di final FA Cup, ia menawarkan diri menanggung biaya mereka.

Di bulan Februari, ia menggelar acara makan malam dan bowling untuk menyemangati tim dan staf, semua dibayarnya sendiri. Kepeduliannya nyata, bukan sekadar pencitraan.

Bahkan saat ia diskors dan melihat Zirkzee diejek fans, Fernandes turun langsung dari tribun untuk menenangkannya. Ini bukan tindakan biasa dari seorang pemain bintang.

Masa Depan yang Masih Abu-Abu

Meski kontraknya masih berlaku hingga 2028, ketertarikan dari Al Hilal membuat masa depan Fernandes diselimuti tanda tanya. Tawaran gaji fantastis bisa menggoyahkan loyalitasnya.

Usai final Liga Europa, Fernandes secara terbuka menyatakan siap hengkang jika klub ingin menjualnya. Jika jadi pergi, MU diperkirakan akan menerima setidaknya £80 juta.

Namun kepergiannya berarti kehilangan lebih dari sekadar pemain terbaik. Itu akan jadi kehilangan kapten, pemimpin, dan satu-satunya alasan MU tak runtuh total musim ini.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan