Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia U-17 2025, Garuda Asia Evaluasi Total

Timnas U-17 Indonesia sukses lolos ke Piala Dunia U-17 2025 setelah berjuang di Piala Asia U-17 2025, namun evaluasi menyeluruh diperlukan untuk menghadapi tantangan global.

Diperbarui 19 April 2025, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia U-17 2025 setelah perjuangan gemilang di Piala Asia U-17 2025 di Jeddah, Arab Saudi.

Kemenangan atas Korea Selatan (1-0), Yaman (4-1), dan Afghanistan memastikan langkah Garuda Asia ke perempat final. Namun, perjalanan mereka terhenti di babak 8 besar setelah kalah telak 0-6 dari Korea Utara.

Meskipun demikian, lolos ke Piala Dunia U-17 2025 merupakan pencapaian luar biasa, menjadikan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara pertama yang tiga kali lolos ke Piala Dunia putra.

Setelah turnamen tersebut, Timnas U-17 Indonesia memasuki masa jeda selama dua bulan. Pelatih Nova Arianto memberikan waktu istirahat kepada para pemain sebelum kembali berlatih pada bulan Juli untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-17 2025.

Piala Asia U-17 2025 memberikan pelajaran berharga bagi tim, terutama dalam hal mental dan skill individu para pemain. "Yang pasti ini sangat luar biasa buat pemain, sekali lagi pemain bisa merasakan di pesta terbesar di Asia. Sepak bola di Asia pastinya berbeda dengan AFF, berbeda dengan kualifikasi," ujar Nova Arianto.

Pelatih Nova Arianto mengakui adanya penurunan fokus setelah tim memastikan tiket ke Piala Dunia, yang berdampak pada performa di lapangan. Hal ini menjadi evaluasi penting bagi tim pelatih untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Piala Dunia.

"Kita bisa pahami setelah berhasil memastikan lolos, secara mental saya minta lihat pemain sedikit lepas. Secara fokus, secara mental, sehingga di saat kita mengalami kekurangan fokus di saat Piala Asia ya itu menjadi masalah buat kita," tuturnya.

Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah meningkatkan konsentrasi dan memperbaiki skill individu para pemain.

Evaluasi dan Persiapan Menuju Piala Dunia U-17 2025

Pelatih Nova Arianto menyadari bahwa kualitas personal para pemain masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing di level tertinggi. Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi penuh dalam setiap laga agar kesalahan serupa tidak terulang di ajang yang lebih besar. Kekalahan telak dari Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025 menjadi catatan penting yang harus dievaluasi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saya minta pemain bisa selalu fokus di setiap pertandingan agar hasil itu tidak terjadi kembali dan itu menjadi pelajaran yang terbaik buat kami," kata pelatih asal Semarang itu. Salah satu fokus utama evaluasi adalah pada aspek individu pemain. Nova Arianto melihat masih ada kekurangan dalam hal skill individu yang perlu diperbaiki. "Terbesarnya saat lawan Korea Utara, sekali lagi masalah fokus pemain yang lepas setelah kita memastikan lolos ke Piala Dunia itu menjadi catatan dan PR terbesar saya termasuk memperbaiki masalah individu," ujar Nova Arianto. Ia berencana untuk mencari pemain diaspora untuk memperkuat tim dan meningkatkan kualitas secara keseluruhan. PSSI juga berkomitmen untuk menjadikan lolos ke Piala Dunia sebagai tradisi. Dengan waktu persiapan sekitar tujuh bulan, tim pelatih akan fokus memperbaiki kekurangan individu pemain dan meningkatkan mentalitas tim agar dapat bersaing di Piala Dunia U-17 2025. "Individu pemain yang saya lihat masih kurang untuk bersaing di Piala Dunia dan itu harapannya, itu yang konsen kami perbaiki di 7 bulan ini dan semoga bisa meraih hasil terbaik semuanya juga," pungkasnya.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan