Ketika tim menang, ia jadi sosok yang mencairkan suasana: bercanda dengan rookie, menyemangati staf pelatih, bahkan menggoda jurnalis. Saat kalah, ia duduk tenang, memancarkan sikap reflektif dan ajakan untuk bangkit.
Pelatih Ime Udoka, yang pernah melatihnya di Brooklyn Nets, mengatakan bahwa profesionalisme dan pendekatan harian Green telah menular ke para pemain muda.
Alasan Kembali ke Rockets
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185493/original/093303100_1744432970-Screenshot_2025-04-12_114211.jpg)
Setelah meraih gelar NBA pertamanya bersama Denver Nuggets pada 2023, Jeff Green bisa saja pensiun atau pindah ke tim besar lain. Tapi ia memilih kembali ke Houston Rockets — tim yang ia bela di playoff 2020.
Bagi Green, tantangannya sekarang adalah bantu pemain muda jadi profesional. Ia menyebut nama Alperen Şengün dan Jalen Green sebagai pemain muda dengan potensi besar.
Rockets sendiri mencatatkan 50 kemenangan di musim reguler 2025, dan kembali ke playoff untuk pertama kalinya sejak 2020. Green menyebut ini bukti bahwa “siklus mentor” dalam NBA masih hidup, dan ia bagian penting darinya.
Peran Taktis: Veteran Penentu, Bukan Pelengkap
Di lapangan, Green tetap berkontribusi. Dalam beberapa pertandingan penting musim ini, ia mencetak dua digit angka — termasuk 19 poin melawan LA Clippers. Flashscore mencatat ia bermain efisien dengan menit terbatas dan rasio tembakan tiga angka yang solid.
Green juga bisa bermain sebagai small forward atau power forward, memberi fleksibilitas untuk rotasi lini depan Rockets. Dia kerap digunakan saat tim butuh ketenangan, khususnya dalam kuarter 3 dan 4.
Selain skill teknis, dia menjadi “mata dan telinga” pelatih di lapangan, membimbing rookie seperti Cam Whitmore dan Jabari Smith Jr. Tidak heran, di mata pelatih Udoka, Jeff Green bukan hanya pemain, tapi asisten coach tidak resmi.
Kehidupan di Luar Lapangan
Jeff Green menyelesaikan kuliah di Georgetown University dengan gelar Bahasa Inggris dan minor di Teologi — sesuatu yang ia capai setelah operasi jantung.
Ia juga aktif membagikan kisahnya untuk menginspirasi atlet muda agar menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan pemeriksaan rutin. Kisahnya tentang bangkit dari operasi jantung telah dimuat di berbagai media besar, termasuk ESPN.
Jeff menyebut kariernya sebagai “siklus.” Dulu ia dibimbing, sekarang dirinya membimbing. Dulu ia belajar, sekarang dirinya berbagi.
Pertanyaan Seputar Topik
Q: Siapa Jeff Green?
A: Jeff Green adalah pemain NBA veteran yang kini bermain untuk Houston Rockets dan dikenal sebagai mentor tim.
Q: Apa pencapaian terbesar Jeff Green?
A: Menjadi juara NBA bersama Denver Nuggets tahun 2023, dan mencetak 43 poin dalam satu laga melawan Miami Heat.
Q: Kenapa dia dijuluki 'Uncle Jeff'?
A: Karena usianya yang senior dan gaya membimbing para pemain muda, julukan ini diberikan oleh rekan-rekannya termasuk LeBron James.
Q: Apa alasan Jeff Green kembali ke Rockets?
A: Ia ingin membantu pemain muda berkembang secara profesional dan menikmati tantangan baru setelah jadi juara NBA.
Q: Apakah Jeff Green masih aktif di NBA?
A: Ya, ia masih bermain di musim 2024–2025 dan membawa Rockets kembali ke playoff.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864020/original/002661400_1735004657-FOTO_RIZKA_NUR_LAILY_MUALLIFA.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185502/original/033170300_1744433000-Screenshot_2025-04-12_114144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)