EKSKLUSIF Patrick Kluivert Bicara di Liputan6 SCTV: Bertemu Pemain Liga 1 Sampai Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia

Setelah diperkenalkan resmi sebagai pelatih Timnas Indonesia, Liputan6 SCTV mendapat kesempatan menjadi satu-satunya televisi yang berbincang eksklusif dengan Patrick Kluivert.

Diperbarui 17 Januari 2025, 18:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PSSI resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia pada 8 Januari 2025. Sosok berkebangsaan Belanda itu menggantikan nakhoda asal Korea Selatan Shin Tae-yong. Kluivert diberi tugas mewujudkan mimpi meloloskan Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Setelah diperkenalkan resmi, Liputan6 SCTV mendapat kesempatan menjadi satu-satunya televisi yang berbincang eksklusif dengan sosok berusia 48 tahun tersebut pada 14 Januari 2025.

Turut berbincang asisten pelatih Denny Landzaat yang membahas koneksinya dengan Indonesia. Tayangan ini bisa disaksikan di YouTube Liputan6 SCTV melalui tautan berikut ini.

Berikut petikan wawancara lengkap dalam program Patrick Kluivert Bicara bersama Glen Joshua dan Azizah Hanum:

Selamat datang di Indonesia Patrick, merupakan kehormatan duduk di stadion nasional, Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini adalah kebanggaan kami dan saya yakin ini menjadi rumah baru bagi Anda.

Ini benar-benar rumah baru saya dan saya harap bisa memiliki kenangan bagus di stadion ini

Kondisi sekarang hujan...

Saya menyukainya karena kemarin (Senin, 13 Januari 2025) saya berada di sini dan tidak hujan, dan itu sangat panas. Jadi ya, ini sangat menyenangkan.

Bagaimana perasaan Anda terhadap stadion ini?

Stadion ini sangat bagus. Sangat disayangkan ada track lari di sekeliling lapangan. Karena dengan semangat fans, negara-negara yang datang ke sini untuk bermain, mereka harus lebih merasakan semangatnya. Anda tahu, jika Ada lebih dekat di lapangan, suara bising dari suporter, Anda mendengarnya dengan sangat keras.

Sekarang jaraknya agak jauh, Jadi, suara bising dari suporter, ketika jaraknya lebih dekat, akan lebih memberikan tekanan kepada lawan.

Jadi lebih merasakan suasana...

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Betul. Membicarakan Indonesia, seberapa banyak Anda tahu Indonesia? Saya tidak tahu terlalu dalam. Tapi saya sebelumnya pernah ke sini di 2014 bersama Timnas Belanda pada pramusim untuk bertanding (Kluivert jadi asisten pelatih Louis van Gaal). Ya, saya tidak begitu paham tentang budaya Indonesia. Tapi Anda tahu perkedel kan? Ya, makanannya begitu enak. Karena foto Anda makan nasi Padang begitu viral di media sosial... Sungguh? Saya menyukainya. Sangat enak. Patrick, kemarin Anda sempat bertemu beberapa pemain lokal seperti Rizky Ridho, Ricky Kambuaya. Kesan apa yang Anda dapat dari mereka. Kami makan malam bersama, ada lima pemain lokal. Itu pertemuan penting untuk mendapatkan koneksi dan mengetahui cara berpikir mereka. Karena dua pemain membela Dewa United (Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri) yang dilatih pelatih Belanda (Jan Olde Riekerink). Saya sudah bertanya ke pelatih, bagaimana pemain, tapi bagi saya yang terpenting adalah bertemu secara langsung. Untuk merasakan, bagaimana (keadaan) mereka. Ya, itu (pertemuan) bagus. Mereka pemain baik. Ya, kami orang Indonesia memang baik... Saya tidak mengatakan tidak... Bicara sepak bola, seberapa Banyak Anda tahu tentang sepak bola Indonesia. Sepak bola Indonesia, tidak terlalu. Karena sudah terlalu lama, maka saya harus menyelami. Bulan depan saya kembali dan menonton beberapa pertandingan, merasakan dan melihat pertandingan sepak bola Indonesia yang sesungguhnya. Kilas balik beberapa saat lalu, ketika Erick Thohir (Ketua Umum PSSI) menawarkan posisi pelatih Timnas Indonesia. Pada saat bersamaan, Anda juga mendapat proposal dari tim lain. Anda lalu bicara memiliki kesamaan visi dan misi dengan Indonesia. Ya, ini sangat menarik karena menjadi pelatih Indonesia, pada saat ini, sangat bersemangat karena semua tahu Jepang sudah menjadi yang pertama dengan jarak poin begitu banyak. Australia punya tujuh angka, dan sisanya enam poin. Jadi ini sangat menyenangkan. Tentu tidak mudah, tapi saya suka mendapat tantangan yang bagus. Jika Anda melihat tim yang akan saya tangani, tim ini memiliki potensi. Saya ingin memberi nilai tambah untuk sepak bola Indonesia, dan berharap, untuk jangka pendek, lolos ke Piala Dunia. Itulah tujuannya. Apakah Erick Thohir membebankan Piala Dunia 2026 sebagai target kepada Anda? Bagi semua orang itu target. Anda tahu, ada peluang, semuanya ada di tangan kita sendiri. Kita tidak tergantung pada orang lain. Erick tidak meminta saya, tapi tentu kita ingin pergi ke Piala Dunia. Dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos langsung ke Piala Dunia. Kita mencoba, kita ingin pergi ke Piala Dunia, dan itu merupakan misi kami.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Shinta NM SinagaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan