Ruben Amorim Tertekan dan Pekerjaannya Terancam, Mantan Pemain Bersedia Latih Manchester United

Kedatangan Ruben Amorim pada bulan November lalu sempat memicu rasa optimisme, terutama setelah kemenangan Manchester United atas klub rival satu kota City

Diterbitkan 27 Desember 2024, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seorang mantan bek Manchester United telah menawarkan diri untuk bergabung dengan staf kepelatihan Ruben Amorim. Jaap Stam ingin membawa Setan Merah kembali ke papan atas klasemen

Stam mengatakan bahwa dia terbuka untuk kembali ke MU. Pemain asal Belanda, yang pernah menghabiskan tiga musim di Old Trafford menegaskan bahwa ia ingin membantu menghidupkan kembali tahun-tahun kejayaan mantan klubnya.

Kedatangan Ruben Amorim pada bulan November memicu rasa optimisme, terutama setelah kemenangan klub 2-1 atas Manchester City awal bulan ini. Namun, kekalahan dari Arsenal, Nottingham Forest, Tottenham, dan Bournemouth telah meninggalkan rasa pahit, dan menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan United ke performa terbaiknya dalam meraih trofi.

Berbicara kepada Sports Lens, Stam, yang merupakan mantan manajer Feyenoord dan Reading, menawarkan diri untuk membantu Setan Merah. "Saya ingin sekali melatih di Manchester United, tetapi mereka belum mengangkat telepon," katanya.

"Saya pikir semua orang yang pernah bekerja di klub ini ingin kembali dan membantu. Karena pernah menjadi manajer, saya pernah melatih dan membantu mereka dalam peran apa pun akan sangat menyenangkan," ujarnya.

"Saya selalu terbuka untuk berunding karena saya ingin melihat klub ini kembali memenangkan trofi dan mungkin saya bisa membantu melatih pertahanan, tetapi dengan manajer, banyak staf baru yang datang sehingga mereka punya banyak pilihan. Namun, Anda tidak pernah tahu."

Manchester United Kini Berada dalam Masa Transisi

MU saat ini berada di posisi ke-13 klasemen Liga Inggris sebelum pertandingan Boxing Day melawan Wolves. Situasi ini menandai untuk pertama kalinya mereka berada di papapan bawah klasemen pada Hari Natal sejak 1989.

Stam mengakui bahwa mantan timnya berada dalam "masa transisi", tetapi mengisyaratkan bahwa pekerjaan Amorim dapat terancam jika hasilnya tidak membaik. "Semua orang berharap Manchester United dapat bersaing untuk Liga Primer musim depan dan manajernya juga demikian, tetapi sementara ini sangat penting untuk memenangkan pertandingan dan naik ke klasemen," kata pria berusia 52 tahun itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Ini adalah masa transisi dan para pemain butuh waktu untuk beradaptasi, tetapi masih ada tekanan untuk memenangkan pertandingan dengan gaya barunya dan berada di posisi yang layak di klasemen. Ruben Amorim akan bekerja keras untuk melihat pemain mana yang paling cocok dengan sistemnya, tetapi sampai saat itu akan ada banyak perubahan."

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan