Kaleidoskop 2024: Comeback Mike Tyson ke Ring usai Gantung Sarung Tinju Selama 19 Tahun

Legenda tinju dunia Mike Tyson kembali beraksi di tahun 2024. Ia masuk ke ring tinju untuk melakoni pertandingan profesional setelah vakum 19 tahun lamanya. Dalam comebacknya ini, petinju 58 tahun tersebut melawan influencer terkenal Jake Paul.

Diterbitkan 27 Desember 2024, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tyson Dapat Kritikan Lantaran Performanya yang Tidak Maksimal

Banyak yang tidak setuju dengan kembalinya Tyson ke atas ring. Sejumlah tokoh mengkritik petinju Amerika Serikat tersebut dengan berbagai opini. Juara junior kelas ringan WBA, Terence Crawford menilai bahwa banyak fans tinju yang memiliki ekspektasi terlalu tinggi untuk Tyson.

“Saya menyukai Mike Tyson, tapi mereka terlalu berekspektasi tinggi kepadanya. Ia tidak seperti biasanya. Berlatih selama itu dan hanya melancarkan 97 pukulan saja di dalam laga itu gila. Saya bersyukur ia tidak merasakan sakit sedikit pun di sana,” tulisnya pada akun X miliknya.

Kemudian, mantan lawan Tyson, yaitu Evander Holyfield bahkan mengatakan laga Paul vs Tyson bukanlah hal yang bagus. Ia juga melihat Tyson tidak seperti biasanya.

“Anda bisa melihat ada yang salah dengan kaki Tyson. Keseimbangannya tidak baik,” jelas Holyfield saat diwawancarai oleh Fight Hub TV.

Kritikan pun tidak hanya datang dari kalangan petinju saja. Melansir CNN, salah satu legenda Los Angeles Lakers, Magic Johnson yang disebut sering melihat pertandingan Tyson menilai laga ini tidak bagus untuk masa depan tinju.

“Sangat sedih. Saya berhenti menonton karena saya tidak sanggup. Sedih melihat Mike Tyson seperti ini karena saya menonton setiap pertandingan Tyson. Laga malam ini tidak baik untuk (olahraga) tinju,” sebut Johnson via akun X miliknya.

Meski Kalah, Tyson Dapat Bayaran Besar

Tyson memang alami kekalahan di laga kontra Paul. Kendati demikian, bukan berarti mantan juara kelas berat tersebut alami kerugian total dari kekalahannya tersebut.

Dilansir dari Bleacher Report, petinju 58 tahun tersebut berhasil dapatkan bayaran sekitar 20 juta dollar AS atau sekitar Rp337 miliar. Sementara itu, Paul dilaporkan mendapatkan bayaran dua kali lipat sebesar 40 juta dolar AS.

Sementara itu, Netflix sebagai pihak penyiar laga Paul vs Tyson menyebutkan laga ini berhasil memecahkan rekor. Dilansir dari CBS News, Netflix mencetak angka 65 juta untuk streaming Paul vs Tyson serta meraup sekitar 108 juta penonton live di seluruh dunia.

Tidak hanya itu saja, Netflix menyebutkan bahwa ada 60 juta rumah tangga yang tersebar di berbagai negara turut saksikan laga ini.

Mike Tyson Tampil 59 Kali Sebagai Petinju Profesional

Berdasarkan catatan dari BoxRec, saat ini Tyson tercatat sudah tampil sebanyak 59 kali sepanjang kariernya sebagai petinju. Ia pun juga sudah menang sebanyak 50 kali (44 kali dengan cara knockout) dan 7 kali kekalahan (5 akibat knockout).

Catatan menarik dari karier tinju petinju dengan julukan “Iron” tersebut adalah persentase kemenangan knockout (KO) yang dimiliki. Tercatat persentasenya berada di angka yang tinggi, yakni 88 persen.

Dia mendapatkan gelar WBC di kelas berat pada 1986. Kemenangan tersebut menjadikannya sebagai juara kelas berat termuda sepanjang sejarah lantaran usianya yang saat itu masih 20 tahun.

Kemudian, Tyson juga sempat memegang gelar WBC, WBA, dan IBF secara bersamaan. Salah satu kemenangan terbesarnya adalah saat ia mengalahkan Michael Spinks pada 1988 hanya dalam waktu 91 detik saja. Saat itu, Spinks dikenal sebagai juara kelas berat The Ring.

Akan tetapi, kontroversi juga mengiringi kiprah Tyson. Pada 1997, ia menggigit telinga Evander Holyfield saat keduanya bertarung di MGM Grand, Las Vegas. Akibatnya, Tyson didiskualifikasi dan dinyatakan kalah.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Michael Ludovico Palma De Manggut, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan