Liputan6.com, Jakarta - Jelang partisipasi di Piala AFF 2024, sejarah gelap tetap membayangi Timnas Indonesia. Bagaimana tidak, Garuda pernah terlibat skandal besar di ajang tersebut. Â
Piala AFF 2007 menjadi salah satu momen paling suram dalam sejarah Merah Putih. Keberadaan Indonesia di turnamen ini tidak hanya gagal mencapai semifinal, tetapi juga terhenti di fase grup, yang mengecewakan banyak penggemar.
Dipimpin oleh pelatih asal Inggris, Peter White, Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Singapura, Vietnam, dan Laos. Awal kompetisi dimulai dengan baik, di mana Skuad Garuda berhasil mengalahkan Laos dengan skor 3-1. Dua gol dicetak oleh Atep, ditambah satu gol dari Saktiawan Sinaga.
Di pertandingan kedua, Indonesia berhadapan dengan Vietnam. Dalam laga tersebut, Indonesia hampir mengalami kekalahan, namun Saktiawan Sinaga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan golnya di menit terakhir pertandingan.
Sayangnya, di laga terakhir melawan Singapura, timnas Indonesia kembali harus puas dengan hasil imbang 2-2. Hasil ini membuat Indonesia tersingkir dari kompetisi karena kalah dalam produktivitas gol dibandingkan Singapura dan Vietnam. Singapura sebelumnya meraih kemenangan telak 11-0 atas Laos, sementara Vietnam juga mencatatkan kemenangan besar 9-0 melawan tim yang sama.
Performa Indonesia di Piala AFF 2007 sangat kontras dengan pencapaian mereka di Piala AFF 2004. Pada tahun tersebut, di bawah arahan Peter White, Indonesia berhasil melaju hingga final meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan Singapura.
Akibat hasil buruk tersebut, Peter White menjadi sasaran kritik. Setelah kegagalan ini, posisi kepelatihan Indonesia diambil alih oleh pelatih asal Bulgaria, Ivan Kolev, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim.
Piala AFF 2007 menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki diri di masa mendatang, dengan harapan untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara.
Sepak Bola Gajah 1998
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3107540/original/005010000_1587401756-Screen_Shot_2020-04-20_at_23.51.15.jpg)
Piala AFF, yang dulunya dikenal sebagai Piala Tiger, pertama kali digelar pada tahun 1996. Dalam edisi keduanya pada tahun 1998, Indonesia mengalami momen yang penuh kenangan, baik manis maupun pahit. Pada turnamen yang berlangsung di Vietnam itu, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Thailand, Myanmar, dan Filipina.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/3107531/original/077919200_1587401621-Screen_Shot_2020-04-20_at_23.50.04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3646538/original/091087500_1638097704-photo6134026740180299437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5174312/original/060668000_1742914645-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5044352/original/012300500_1733847415-pssi-erick-thohir_b7007bf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263331/original/049877500_1781883635-51c37c38-82c8-41f5-9556-91ebc0661236.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263191/original/058981300_1781865539-Screenshot_2026-06-19_171306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438385/original/064675900_1765286327-Sumardji.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261467/original/074348100_1781706737-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_21.29.20.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341967/original/083323700_1757343670-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-17.jpg)