KONI Punya 4 Multievent Lain, PON 2028 Mulai Diarahkan Pertandingkan Cabor Olimpiade Saja

PON 2028 akan mulai difokuskan mempertandingkan cabang olahraga yang di memang dilombakan di Olimpiade.

OlehThomas
Diterbitkan 02 November 2024, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pembinaan Atlet di Berbagai Daerah

Di sisi lain, KONI mendorong tata kelola organisasi anggotanya, baik KONI Provinsi yang membawahi KONI Kabupaten/Kota dan juga induk cabang olahraga yang menaungi pengurus provinsi sampai kabupaten/kota. Dengan tata kelola organisasi yang baik, program pembinaan juga semakin produktif menghasilkan atlet berkualitas. Apabila atlet di tingkat kabupaten/kota sudah baik, maka yang dipertandingkan di tingkat provinsi serta menjadi juara merupakan atlet yang betul-betul terbaik.

“KONI fokus untuk lebih menata kembali kejuaraan-kejuaraan di tingkat provinsi, di tingkat kabupaten/kota supaya pada tingkat nasionalnya di PON, itu lahir juara-juara yang standarnya internasional. Jangan dia juara nasional tapi standarnya jauh dari yang kita harapkan,” sambung Marciano.

Tak ketinggalan, diingatkan juga agar daerah dapat tepat membina cabang olahraga unggulan. “Tidak mungkin kita mengantar atlet meraih prestasi tanpa tata kelola organisasi cabang olahraga maupun KONI yang baik,” ujar Marciano yang didampingi Sekjen Ade Lukman.

KONI juga mulai menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi pada 1 November 2024. Sebab ada bukti konkret, Jawa Barat tiga kali berturut menjadi juara umum PON (XIX/2016 Jawa Barat, XX/2021 Papua, XXI/2024 Aceh-Sumut) berkat keterlibatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

“Menarik mengajak untuk universitas yang mempunyai Fakultas Ilmu keolahragaan terlibat langsung bersama KONI Provinsi bersama KONI Kabupaten/Kota, cabang olahraga agar mampu menerapkan Sport Science secara optimal,” terang Marciano.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan