Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Ini 5 Penjualan Blunder Manchester United di Bursa Transfer

Manchester United adalah salah satu klub terkemuka dalam Liga Inggris yang memiliki perjalanan sejarah yang kaya dan prestasi yang mengesankan. Dikenal dengan julukan The Red Devils, tim ini selalu menjadi sorotan berkat keberadaan pemain-pemain bintang yang memperkuat skuadnya.

Diterbitkan 26 Oktober 2024, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United adalah salah satu klub terkemuka dalam Liga Inggris yang memiliki perjalanan sejarah yang kaya dan prestasi yang mengesankan. Dikenal dengan julukan The Red Devils, tim ini selalu menjadi sorotan berkat keberadaan pemain-pemain bintang yang memperkuat skuadnya.

Reputasi Manchester United sebagai klub yang cerdas dalam merekrut pemain sangat terlihat, terutama pada masa kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Dalam banyak kesempatan, Setan Merah berhasil mendatangkan pemain-pemain yang awalnya tidak terlalu dikenal, namun kemudian memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim.

Meski demikian, Manchester United juga pernah melakukan kesalahan fatal dengan melepas beberapa pemain kunci. Keputusan tersebut sering kali berujung pada kerugian besar, terutama ketika pemain-pemain terbaik mereka bergabung dengan klub lain.

Salah satu momen paling terkenal terjadi pada tahun 2009, ketika megabintang Cristiano Ronaldo pindah ke Real Madrid dengan memecahkan rekor transfer pada waktu itu. Meskipun Manchester United menerima dana yang sangat besar dari penjualan pemain tersebut, keputusan ini terbukti menjadi bumerang yang berdampak negatif terhadap performa dan prestasi tim.

Selain Cristiano Ronaldo, masih banyak pemain lain yang pernah dilepas oleh Manchester United, yang seharusnya tetap dipertahankan. Berdasarkan catatan dari Bola.com, berikut adalah lima pemain besar yang seharusnya tidak dijual oleh Manchester United.

Ingin tahu siapa saja mereka? Simak ulasan selanjutnya untuk mengetahui lebih lanjut.

1. Diego Forlan

Diego Forlan, yang tampil cemerlang di Liga Argentina bersama klub Independiente, menarik perhatian Manchester United pada musim 2002. Sebelum bergabung dengan Setan Merah, Forlan hampir saja bergabung dengan Middlesbrough, namun Manchester United berhasil merekrutnya di detik-detik terakhir.

Forlan menghabiskan lebih dari tiga musim di Old Trafford, di mana ia mencatatkan 64 penampilan dan mencetak 10 gol. Meskipun memiliki potensi, performanya tidak sepenuhnya memuaskan manajemen klub, yang akhirnya memutuskan untuk memindahkannya ke Villarreal dengan harga yang relatif rendah.

Setelah pindah ke Villarreal, Forlan mengalami transformasi menjadi salah satu penyerang paling mematikan di Eropa. Ia menghabiskan tiga musim di klub tersebut sebelum melanjutkan kariernya di Atletico Madrid selama empat musim. Selama tujuh tahun di La Liga, Diego Forlan berhasil mencetak 127 gol dalam 240 penampilan, menjadikannya salah satu striker terkemuka di liga tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Perjalanan Diego Forlan dari Liga Argentina ke Eropa menunjukkan bagaimana seorang pemain dapat berkembang dan beradaptasi di level yang lebih tinggi. Dengan ketekunan dan kerja keras, ia berhasil menciptakan jejak yang mengesankan di kancah sepak bola dunia.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan