Tidak Dibedakan dengan Putra, PSSI Siapkan Rp36 Miliar untuk Bangun Sepak Bola Putri Indonesia

Erick Thohir mempertegas komitmen PSSI dalam membangun sepak bola nasional, termasuk untuk tim putri. Selain timnas, PSSI juga menyusun kompetisi reguler untuk putri.

Diperbarui 21 September 2024, 19:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Masih untuk timnas putri, Erick memastikan PSSI berupaya untuk menaturalisasi pemain dari luar negeri demi memperkuat skuad "Garuda Pertiwi" termasuk dalam mengejar tiket ke Piala Dunia Putri U-17 2025 dan Piala Dunia Putri U-20 2026.

Akan tetapi, dia mengisyaratkan proses naturalisasi tersebut akan fokus dilakukan setelah transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Naturalisasi Pemain Timnas Putri

Terkait hal itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani Sungkono menyatakan bahwa PSSI tengah menanti proses naturalisasi bek Noa Leatomu, penyerang Etella dan kiper Talia Grossman. Selain itu, ada satu pemain lagi yang tengah dipantau yakni Nikita Tromp.

"Nikita Tromp sudah oke, tetapi kami merasa perlu satu kesempatan lagi untuk meyakinkan pelatih Satoru Mochizuki agar dia mendapatkan rekomendasi bergabung ke timnas Indonesia," tutur Vivin.

Sementara untuk Liga 1 Putri, Erick Thohir menargetkan kompetisi itu ditargetkannya dapat bergulir mulai tahun 2026. Dia menyebut, PSSI sudah membentuk tim untuk mempersiapkan liga tersebut.

"Kalau semua sudah matang, kami akan mempresentasikannya secara internal di tengah Komite Eksekutif PSSI dan setelah itu keputusan resmi terkait hal itu akan diambil di kongres tahun 2025," tutur Erick.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan