Petenis Indonesia Nathan Anthony Barki Singkirkan Unggulan Delapan asal Swiss

Setelah menang atas wakil Swiss, Nathan selanjutnya akan berhadapan dengan petenis asal India.

OlehThomas
Diperbarui 18 September 2024, 05:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ujiannya tidak berhenti begitu saja. Nathan pun menunjukkan mentalitasnya kala menjaga servis di gim kesebelas. Kejar-mengejar sampai tiga kali deuce, atlet spesialis ganda ini memenangkan rally panjang berkat sontekan pendek di hadapan net.

Kejadian serupa berulang saat tie break. Seperti yang telah disiratkan, Nathan membukukan dua winner setelah menggagalkan game point Castelnuovo. Pada akhirnya, forehand menyusur tepi menggariskan kemenangan perdana di Pulau Dewata.

Lawan Wakil India

“Menghadapi game point itu, saya meneguhkan diriku. saya bisa bermain solid. Saya percaya pada kemampuanku. Sedikit mengubah pola permainan, saya mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Nathan, pemilik medali perak SEA Games 2023.

Statistik pun merekam ketatnya laga pada siang terik. Sama-sama menorehkan dua break, Nathan bermain lebih efisien. Ia hanya membutuhkan tiga kesempatan sementara petenis dari Pegunungan Alpen itu justru menyianyiakan tiga kesempatan. Kendati lebih sering tertinggal, Nathan, yang lebih rendah ribuan peringkat, unggul sebiji poin (64-63) untuk meraih satu tiket ke babak kedua, perdelapan final kejuaraan jenjang ITF M15 ini.

Pada perdelapan final, Rabu (18/9), Nathan menghadapi petenis India, Yuvan Nandal yang mengatasi wakil Jepang, Toki Adachi 6-1, 6-1. Ia pun menjadi harapan terakhir tuan rumah untuk berjaya di seri penutup kejuaraan disponsori perusahaan tambang Amman Mineral ini.

Dua rekan segenerasinya menyerah pada pagi hari. Aldhito Ramadhan Dwi Kurniawan mengakui ketangguhan petenis Jepang, Koki Matsuda 0-6, 3-6. Ahmad Fauzan, mendapat dua breadstick dari petenis Selandia Baru, Corban Crowther, 1-6, 1-6.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan