Rizki Juniansyah Beber Rahasia di Balik Suksesnya Raih Emas Olimpiade Paris 2024: dari Ritual hingga Agen Penyuntik Semangat

Atlet angkat besi Rizki Juniansyah membeberkan rahasia di balik kesuksesannya meraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Apa itu?

Diperbarui 28 Agustus 2024, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Atlet angkat besi Rizki Juniansyah baru-baru ini mengungkap rahasia di balik kesuksesannya meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.

Atlet berusia 21 tahun itu menilai ritual khusus yang dia lakukan serta suntikan semangat yang diperoleh jelang laga jadi salah satu faktor pendukung untuk mengantarnya naik ke podium tertinggi dalam ajang olahraga multi event terakbar empat tahunan.

Seperti diketahui, Rizki Juniansyah sebelumnya turun di nomor 73 kg putra cabang olahraga angkat besi Olimpiade Paris 2024. Dia finis sebagai yang teratas usai mencatatkan total angkatan 354 kg saat kompetisi.

Adapun Rizki memulai perjuangannya di angkatan snatch dengan mengangkat besi seberat 155 kg. Dia sempat gagal di percobaan pertama, tetapi mampu menuntaskan misi tersebut di percobaan kedua.

Rizki sempat coba menaikkan lagi berat angkatannya di percobaan ketiga, namun belum berhasil. Alhasil, lifter asal Banten harus puas mengakhiri angkatan snatch dengan catatan terbaik 155 kg.

Beruntung di clean and jerk, Rizki Juniansyah mampu tampil habis-habisan. Dia berhasil mengangkat 191 kg di percobaan pertama. Posisinya hendak digoyang oleh rivalnya Shi Zhiyong yang tampil impresif dengan menorehkan angkatan 165 kg di snatch. Akan tetapi, lifter asal China tak sekali pun berhasil menuntaskan angkatan akibat merasakan cedera di otot adduktor saat percobaan ketiga.

Rizki sendiri berhasil mengunci medali emas Olimpiade setelah mengangkat 199 kg di percobaan kedua clean and jerk. Kesuksesannya itu sekaligus menandai terciptanya medali emas kedua Indonesia, setelah yang pertama disumbangkan oleh Veddriq Leonardo dari panjat tebing.

Ritual Khusus Rizki Juniansyah

Rizki Juniansyah pun menyiratkan keberhasilannya meraih medali emas tak hanya didorong oleh kedisiplinan dan latihan konsisten yang dia lakukan sebelum menatap Olimpiade.

Lifter kelahiran 2003 rupanya juga punya ritual khusus yang dia lakukan sebelum berlaga dan diyakini punya efek mendorong dia memetik hasil positif.

"Saya juga ada ritual sendiri sebelum bertanding, selalu cium mama, cium kakinya, cuci kakinya, dan minum airnya," ucap Rizki Juniansyah kepada awak media di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (28/8/2024) siang WIB.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Alhamdulillah selalu berkah. Dan sebelum pertandingan kemarin, di Olimpiade Paris, saya juga melakukan (ritual) itu," sambung atlet angkat besi kelahiran 17 Juni 2003.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan