8 Pemain yang Gagal Penuhi Ekspektasi di Manchester United: Pembelian Mahal yang Sia-Sia

Jadon Sancho menjadi salah satu pemain yang tidak dapat beradaptasi dengan atmosfer Manchester United. Di tengah ekspektasi besar, dia kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Diterbitkan 20 Agustus 2024, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jadon Sancho menjadi salah satu pemain yang tidak dapat beradaptasi dengan atmosfer Manchester United. Di tengah ekspektasi besar, dia kesulitan menunjukkan performa terbaik.

Sancho baru saja kembali setelah dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada jendela transfer musim dingin Januari 2024. Dia dilepas karena mengalami masalah dengan manajer Erik Ten Hag.

Kedua pihak dilaporkan sudah berdamai. Namun, masa depan Sancho di Old Trafford tetap dalam tanda tanya. Setelah hanya jadi cadangan pada Community Shield, dia tidak masuk skuad laga pembuka Liga Inggris melawan Fulham.

Isu kepergiannya pun masih beredar. Paris Saint-Germain dikabarkan menginginkan tanda tangannya.

Selain Jadon Sancho, terdapat tujuh pemain lainnya yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan di MU.

Alexis Sanchez

Dua tahun perjalanan karier pemain sayap ini di Old Trafford ternyata bukanlah sebuah kegagalan total. Meskipun mengantongi kontrak yang sangat menguntungkan, Sanchez hanya mampu mencetak tiga gol di liga selama dua musim berseragam Setan Merah.

Namun, setelah meninggalkan Old Trafford, pemain asal Chile ini berhasil menghidupkan kembali kariernya dengan meraih kesuksesan di Inter Milan dan Marseille, menikmati momen-momen indah yang kembali menghiasi perjalanan sepak bolanya.

Angel Di Maria

Awal musim 2014-15 tampak menjanjikan bagi Manchester United. Para penggemar antusias menyambut kedatangan Louis van Gaal, terutama dengan transfer spektakuler Angel Di Maria dari Real Madrid.

Meskipun Di Maria memulai kariernya di Old Trafford dengan penuh semangat, sayangnya, ia segera redup dan memutuskan untuk meninggalkan klub setelah hanya satu musim. Dengan bakat luar biasa yang dimilikinya, sangat disayangkan bahwa perjalanan Di Maria di Premier League tidak berjalan sesuai harapan. Ia tampaknya tidak menemukan kecocokan dengan gaya permainan yang diterapkan oleh Van Gaal.

Wilfried Zaha

Terdapat pendapat yang menyebutkan bahwa kepindahan Zaha ke Old Trafford terjadi terlalu dini dalam perjalanan kariernya. Saat itu, sayap berbakat ini belum sepenuhnya matang ketika bergabung dengan Manchester, karena ia datang sebagai pemain muda berusia 20 tahun yang masih penuh harapan.

Setelah berusaha keras untuk meninggalkan jejak yang berarti di Theatre of Dreams, Zaha akhirnya berhasil mengembalikan semangatnya saat kembali ke Crystal Palace.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bahkan para veteran berpengalaman pun sering kali kewalahan menghadapi atmosfer panasnya Old Trafford. Falcao, yang pernah merasakan pengalaman ini saat membela Manchester United di Premier League, juga tidak luput dari tantangan tersebut. Meskipun perjuangannya di Inggris tidak berjalan mulus, Falcao sebelumnya dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Eropa. Sayangnya, penampilannya di Premier League tidak mampu mencerminkan reputasi gemilang yang pernah dimilikinya.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan