3 Kolektor Trofi Piala Thomas Terbanyak Sepanjang Sejarah: Indonesia Urutan Berapa?

Meski sempat absen lama merengkuh trofi Thomas Cup dan gagal mempertahankan dominasi pada edisi 2022, Indonesia nyatanya masih menjadi negara dengan kolektor gelar Piala Thomas terbanyak sepanjang sejarah.

Diterbitkan 30 April 2024, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sayangnya, kiprah gemilang Indonesia di Piala Thomas terhenti panjang setelah tahun 2002. Tim bulu tangkis putra Merah Putih pernah hampir dua dekade tak berjaya di kompetisi tersebut, sebelum Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan memutus tren negatif lewat kemenangan pada Thomas Cup 2020.

Praktis, gelar juara kala itu menandai trofi ke-14 milik Indonesia. Pasukan bulu tangkis Tanah Air sejatinya berpeluang besar menyabet kampiun untuk ke-15 kalinya pada 2022, andai mereka tak kalah dari India di babak final.

2. China - 10 Trofi

China dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan bulu tangkis terbesar akhir-akhir ini. Namun dalam hal koleksi trofi Thomas Cup, pasukan negeri tirai bambu rupanya masih kalah dari Indonesia.

Tercatat, Tiongkok baru mengoleksi total 10 gelar Piala Thomas sepanjang sejarah, dengan yang pertama disabet pada 1982. Kala itu, China memaksa Indonesia menyerahkan takhta setelah unggul 5-4 di partai puncak.

Setelahnya, pebulu tangkis Tiongkok terus berupaya mempertontonkan dominasi di panggung bulu tangkis putra. Mereka menyabet hattrick pada edisi 1986, 1988, dan 1990, mencetak quintrick alias juara 5 kali berturut-turut dari rentang waktu 2004 hingga 2012, sebelum menyabet gelar teranyar pada 2018 silam.

3. Malaysia - 5 Trofi

Malaysia berada di urutan ketiga dalam daftar negara pengoleksi gelar Thomas Cup terbanyak sepanjang sejarah. Meski sudah lama absen dari podium, pasukan Negeri Jiran rupanya lebih dulu menguasai panggung bulu tangkis putra ketimbang Indonesia.

Tercatat, Malaysia yang–dulunya disebut sebagai Malaya– menjadi juara ketika Thomas Cup perdana digelar pada 1949 silam. Mereka kala itu menjadi satu dari antara tiga peserta kompetisi di samping Denmark serta Inggris, dan berhasil menyabet trofi usai menekuk Denmark 8-1 di partai puncak.

Tim bulu tangkis Negeri Jiran lanjut menguasai podium secara berturut-turut di edisi 1952 dan 1955, sebelum takhtanya direbut Indonesia tiga tahun berselang. Malaysia sempat kembali menyabet trofi pada 1967, dengan gelar terakhirnya diraih 32 tahun silam, tepatnya di edisi 1992.

Negara Peraih Trofi Lainnya

Adapun di samping 3 negara di atas, cuma ada sedikit tim yang berhasil mencicipi gelar Thomas Cup sejauh ini. Jepang, Denmark, dan India jadi jajaran negara yang sempat menunjukkan dominasi di panggung bulu tangkis putra, dengan ketiganya kompak mengoleksi masing-masing 1 trofi.

Adapun Jepang keluar sebagai kampiun edisi 2014 setelah memutus raihan 5 kemenangan beruntun milik China. Tim dari negeri sakura mengungguli Malaysia usai terlibat pertarungan sengit yang berakhir tipis 3-2 untuk keunggulan Jepang.

Denmark naik ke podium juara kala berpartisipasi di gelaran 2016 silam. Tim yang diperkuat Viktor Axelsen serta Hans-Kristian Vittinghus itu mampu memaksa Indonesia menjadi runner-up setelah unggul 3-2.

Sementara itu India jadi pemenang sensasional di edisi 2022. Mereka secara mengejutkan mampu menumpas Indonesia, yang kala itu menyandang status sebagai juara bertahan, lewat keunggulan telak 3-0.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan