Mengenal 6 Jenis Passing dalam Permainan Bola Basket, Bisa Kurangi Risiko Cedera

Pemain harus menguasai berbagai teknik untuk fasih pada berbagai cabang olahraga, termasuk bola basket. Salah satunya adalah mengoper bola atau passing. Teknik ini merupakan hal dasar yang harus dipahami.

Diterbitkan 27 Maret 2024, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemain harus menguasai berbagai teknik untuk fasih pada berbagai cabang olahraga, termasuk bola basket. Salah satunya adalah mengoper bola atau passing. Teknik ini merupakan hal dasar yang harus dipahami.

Sebab, mengetahui teknik passing yang tepat berguna untuk mengurangi risiko cedera. Baik itu resiko cedera bagi diri sendiri maupun masalah yang bisa diterima rekan setim.

Pasalnya permainan bola basket harus dimainkan secara berkelompok. Sehingga, teknik passing bakal selalu diterapkan guna memberikan bola kepada rekan satu tim.

Selain itu, kemampuan untuk mengirim bola dengan akurat dan efisien kepada rekan setim dapat meningkatkan aliran permainan, menciptakan peluang skor, dan memperkuat kerja tim. 

Di sisi lain, ukuran bola yang digunakan dalam permainan bola basket cukup besar. Mengacu standar Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), bola basket harus memiliki berat sebesar 576 gram dengan keliling bola mencapai 74,9 sentimeter.

Berikut ini adalah enam jenis passing yang sering digunakan dalam pertandingan bola basket:

 

Chest Pass dan Overhead Pass

1. Chest Pass (Pass Dada)

Chest pass merupakan jenis passing yang paling umum digunakan. Pemain menggenggam bola dengan kedua tangan di depan dada, lalu mendorong bola dengan kuat ke arah rekan setim. Teknik ini memungkinkan pemain untuk mengirim bola dengan cepat dan akurat dalam jarak pendek hingga menengah.

2. Bounce Pass (Pass Pantulan)

Bounce pass digunakan ketika ada pemain lawan yang berdiri di antara pemain dan rekan setim yang ingin diberikan bola. Pemain melempar bola ke lantai sehingga memantul ke arah rekan setim dengan harapan bola tidak dapat dijangkau oleh pemain lawan. Teknik ini membutuhkan akurasi dan kekuatan untuk menghindari pemain lawan.

3. Overhead Pass (Pass Atas)

Overhead pass dilakukan dengan mengangkat bola di atas kepala dan melemparkannya ke arah rekan setim. Jenis passing ini efektif digunakan dalam situasi di mana pemain ingin mengirim bola ke rekan setim yang berada di jarak yang lebih jauh atau untuk melewati pemain lawan yang berdiri di antara mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan