Makin Moncer di Manchester United, Marcus Rashford Ungkap Perbedaan Ten Hag dengan Mourinho dan Solskjaer

Marcus Rashford pernah dilatih lima pelatih top seperti Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer. Namun Ten Hag dirasakannya berbeda dibandingkan pelatih MU lainnya.

Diterbitkan 04 Agustus 2023, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Marcus Rashford Juga Sebut Erik Ten Hag Sadis

 Striker Manchester United Marcus Rashford membeberkan apa yang sebenarnya terjadi ketika dihukum manajer Erik ten Hag musim lalu.

Rashford dalam performa terbaik sepanjang kariernya dengan mencetak 29 gol. Namun, namanya tiba-tiba menghilang dari daftar tim utama Manchester United untuk melawan Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris pada Mei.

Ten Hag menyebut tergusurnya Rashford ke bangku cadangan dikarenakan pelanggaran disiplin. Kini sang pemain memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sosok berusia 25 tahun ini membenarkan terlambat menghadiri rapat tim. Namun, Rashford mengklaim telat tidak sampai satu menit. “Saya tidak terlambat parah, mungkin cuma 45 detik. Tapi saya tahu apa yang bakal terjadi,” kata Rashford.

Meski pelanggarannya terlihat sepele, Rashford menerima keputusan Erik ten Hag. Dia tidak ingin mendapat pengecualian karena sedang dalam performa bagus. 

"Penting banginya menerapkan peraturan, terlihat sejak pramusim. Saya melanggar dan 100 persen menerima keputusannya," ungkap Marcus Rashford.

 

Ten Hag Bikin Marcus Rashford Bertahan di Manchester United

Rashford mengaku hampir meninggalkan MU musim lalu jika bukan karena Ten Hag. Di tangan Ten Hag, Rashford menorehkan performa terbaiknya pada 2022/2023. Dia menghasilkan 30 gol di seluruh kompetisi dan merebut penghargaan internal klub.

Kontribusinya juga membantu Setan Merah kembali ke Liga Champions serta menjuarai Piala Liga Inggris. Rashford pun menunjukkan komitmen ke Manchester United dengan meneken kontrak baru hingga 2028 awal bulan ini.

“Ada pikiran itu. Tapi inilah sepak bola. Semua terjadi karena ada artinya. Dia datang di waktu tepat bagi saya dan semua berjalan semestinya,” ungkap pemain berusia 25 tahun tersebut.

Rashford menyebut alasan utama yang membedakan Ten Hag dan manajer-manajer MU sebelumnya. Dia menyebut pendekatan tersebut membuatnya bahagia sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.

“Ada kebebasan. Kami sangat kaku di masa lalu dan itu membuat saya tidak lagi menikmati sepak bola seperti sebelumnya,” ungkap Marcus Rashford.Advertisement

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan