FIFA Beri Kartu Kuning atas Pembatalan Tuan Rumah Piala Dunia U-20, PSSI Sebaiknya Duduk Bareng Pemerintah

Indonesia dijatuhi sanksi administrasi oleh FIFA atas kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Diterbitkan 10 April 2023, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Upaya Maksimal Erick Thohir

Terpisah, pengamat sepak bola senior, Kesit Handoyo juga menilai upaya Erick Thohir dalam menyelamatkan sepak bola Indonesia dari sanksi FIFA usai pembatalan Piala Dunia U-20 sudah maksimal. Pendapatnya ini sejalan hasil jajak pendapat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Dalam survei tersebut, LSI menemukan 80,6% responden percaya bahwa Ketum PSSI Erick Thohir sudah berupaya optimal agar Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 tetap dilaksanakan di Indonesia, meskipun pada akhirnya FIFA membatalkan status tuan rumah dari tangan Indonesia.

"Jika melihat usaha apa yang dilakukan Erick Thohir sudah maksimal. Masyarakat juga menilai itu dan saya sependapat," kata Kesit, dalam sebuah kesempatan di Jakarta, Minggu (9/4/2023).

Pemerintah dan Stakeholder Olahraga Duduk Satu Meja

Sementara pengamat sepak bola lainnya, M. Kusnaeni berhadap pemerintah memberikan dukungan penuh kepada stakeholder termasuk PSSI sehingga pengembangan olahraga nasional tumbuh maksimal. Dia ingin PSSI dan pengurus olahraga lain duduk satu meja bersama pemerintah untuk membahas posisi ke depan. 

"Apakah mau berkibar di level internasional dengan menjadi tuan rumah event-event besar, atau hanya begini-begini saja. Aturan main di olahraga sudah jelas, berbeda dengan politik. Jika mau jadi tuan rumah hajatan besar olahraga, kita tidak bisa menolak negara-negara yang tidak punya hubungan diplomatik untuk datang dan bertanding," kata Kusnaeni menambahkan. 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan